Sungai Cangehgar Meluap, Rika Yulistina Kawal Penanganan Hingga ke Provinsi

- Admin

Selasa, 15 April 2025 - 14:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Tanggul Sungai Cangehgar jebol, BPBD dan DPRD Sukabumi turun tangan cepat. | Istimewa

Tanggul Sungai Cangehgar jebol, BPBD dan DPRD Sukabumi turun tangan cepat. | Istimewa

FORUM SUKABUMI – Tanggul Sungai Cangehgar yang berada di Kampung Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, jebol akibat derasnya arus sungai yang dipicu hujan lebat pada Minggu (13/4/2025). Akibat kejadian tersebut, air meluap ke wilayah permukiman warga.

Menanggapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, langsung meninjau lokasi untuk mengevaluasi kondisi dan menyiapkan langkah penanganan cepat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyatakan bahwa penanganan darurat akan segera dilakukan untuk mencegah air masuk kembali ke area permukiman.

“Untuk langkah jangka pendek, kami akan kirimkan boronjong dan karung sebagai penahan aliran air,” ujarnya, Senin (14/4/2025).

Selain itu, BPBD bersama masyarakat akan membangun tembok penahan tanah secara swadaya guna memperkuat titik rawan di sekitar tanggul. Material seperti semen dijadwalkan akan dikirim dalam beberapa hari ke depan.

Lebih lanjut, Deden menuturkan bahwa koordinasi dengan pemerintah provinsi juga telah dilakukan. Pasalnya, Sungai Cangehgar berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami mendorong pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) permanen dan pengerukan sungai agar aliran air dapat dikendalikan dan tidak kembali meluap,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan hingga ke tingkat provinsi.

“Kehadiran kami adalah bentuk tanggung jawab bersama. Saya akan mendorong Pemprov Jabar untuk segera turun tangan secara permanen. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci percepatan penanganan tanggul jebol dan mencegah bencana serupa di kemudian hari.***

Berita Terkait

Bupati dan DPRD Sukabumi Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Raperda Disabilitas Disetujui
Bupati Sukabumi Dorong Penyertaan Modal Perumda Pariwisata untuk Perkuat PAD dan Investasi
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026
Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Junajah Jajah Nurdiansyah Resmi Bertugas di Komisi I

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Bupati dan DPRD Sukabumi Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Raperda Disabilitas Disetujui

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Bupati Sukabumi Dorong Penyertaan Modal Perumda Pariwisata untuk Perkuat PAD dan Investasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Senin, 20 Juli 2026 - 15:59 WIB

Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:02 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026

Berita Terbaru