Reses Ketua Komisi II DPRD Soroti Masalah Kesehatan dan Infrastruktur di Simpenan

- Admin

Sabtu, 10 Mei 2025 - 15:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Reses Komisi II DPRD Sukabumi, Hamzah Gurnita soroti layanan RSUD dan infrastruktur di Simpenan.

Reses Komisi II DPRD Sukabumi, Hamzah Gurnita soroti layanan RSUD dan infrastruktur di Simpenan.

FORUM SUKABUMI — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, melaksanakan kegiatan reses di dua lokasi, yakni Desa Kertajaya dan Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Jumat (9/5).

Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, dengan fokus utama pada masalah pelayanan kesehatan di RSUD Palabuhanratu serta kebutuhan infrastruktur dan isu pencemaran lingkungan.

Hamzah menegaskan bahwa kegiatan reses hari itu berlangsung lancar dengan antusiasme masyarakat yang tinggi. Ia mencatat banyak keluhan serius terkait pelayanan kesehatan di RSUD Palabuhanratu.

“Setiap kali reses, selalu muncul keluhan soal RSUD Palabuhanratu. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, terutama soal pelayanan yang masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain pelayanan yang dianggap tidak optimal, Hamzah juga menyoroti permasalahan distribusi obat. Banyak pasien harus membeli obat di luar rumah sakit karena tidak tersedia di instalasi farmasi RSUD.

“Saya minta aparat penegak hukum (APH) segera mengaudit RSUD Palabuhanratu. Bisa jadi ini terkait utang rumah sakit ke para suplier obat, sehingga suplier enggan mengirimkan lagi,” ungkapnya.

Hamzah tidak menutup kemungkinan adanya permainan oknum dalam distribusi obat. “Harga dari suplier hanya Rp10 ribu, tapi di apotek bisa dua kali lipat. Jika ini permainan oknum yang mempersulit masyarakat, wajib kita bongkar dan lawan,” tegasnya.

Selain isu kesehatan, warga juga menyampaikan kebutuhan akan pembangunan infrastruktur. Hamzah menyatakan komitmennya untuk mendorong pembangunan di Desa Cihaur dan Desa Kertajaya tahun ini guna menunjang akses dan perekonomian lokal.

Ia juga menanggapi kekhawatiran warga terkait pencemaran lingkungan akibat aktivitas pertambangan. “Hal ini akan kita kaji bersama Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait agar tidak terjadi pencemaran lanjutan,” katanya.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026
Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Junajah Jajah Nurdiansyah Resmi Bertugas di Komisi I
Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda APBD 2025
F-PKB DPRD Sukabumi: Opini WTP Harus Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Senin, 20 Juli 2026 - 15:59 WIB

Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:02 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru