PKG 2025 Diluncurkan, DPRD Sukabumi Dorong Pemerataan Layanan hingga Pelosok

- Admin

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

PKG 2025 diapresiasi, diminta berkelanjutan dan merata. | Istimewa

PKG 2025 diapresiasi, diminta berkelanjutan dan merata. | Istimewa

FORUM SUKABUMI – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk anak dan remaja yang akan diluncurkan serentak pada Senin, 4 Agustus 2025 di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi, mendapat apresiasi sekaligus dorongan perbaikan dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, menilai PKG sebagai langkah positif yang perlu dijalankan menyeluruh dan berkesinambungan.

“Kami menyambut baik, karena isu kesehatan anak dan remaja perlu menjadi prioritas. Pemeriksaan gratis ini menjadi langkah awal yang positif untuk deteksi dini berbagai masalah kesehatan di kalangan pelajar,” ujar Rika, Sabtu (3/8/2025).

Rika menegaskan program tidak boleh berhenti pada seremoni peluncuran. “Program ini tidak cukup hanya seremonial atau satu kali jalan. Harus ada jaminan keberlanjutan, pemantauan hasil, dan tindak lanjut yang konkret dari temuan-temuan kesehatan di lapangan,” imbuhnya.

Ia juga mendorong pemerataan akses hingga pelosok. “Kami mendorong agar program ini benar-benar menyentuh seluruh pelosok wilayah Kabupaten, bukan hanya yang mudah dijangkau saja. Selain itu, tenaga kesehatan dan alat pemeriksa juga harus disiapkan memadai, supaya pelayanan yang diberikan tidak asal-asalan,” tegasnya.

Rika menutup dengan menekankan kualitas layanan: “Pemerintah daerah perlu memastikan program ini berkualitas dan berdampak jangka panjang.”

Sekilas Program PKG 2025

PKG mulai 4 Agustus 2025 hingga Juni 2026, menyasar anak usia 7–17 tahun dari pendidikan formal/nonformal, termasuk yang tidak sekolah dan santri pesantren.

Pemeriksaan dilaksanakan di sekolah serta Puskesmas, mencakup skrining riwayat kesehatan, status gizi, tekanan darah, anemia, hingga pemeriksaan telinga, mata, dan kebugaran fisik. Setiap temuan ditindaklanjuti petugas medis melalui edukasi atau rujukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak.

“Saya mengajak seluruh kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat luas untuk mendukung penuh program ini,” katanya.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026
Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Junajah Jajah Nurdiansyah Resmi Bertugas di Komisi I
Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda APBD 2025
F-PKB DPRD Sukabumi: Opini WTP Harus Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Senin, 20 Juli 2026 - 15:59 WIB

Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:02 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru