FORUM SUKABUMI – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, Hamzah Gurnita, untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Kegiatan silaturahmi digelar bersama tim dan relawan Berkah di Desa Loji, Kecamatan Simpenan.
Dalam kegiatan tersebut, Hamzah menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya pada saat momentum pemilu. Ia bersama tim juga menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan lansia sebagai wujud kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Menurutnya, silaturahmi menjadi sarana penting dalam menjaga kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan. “Kami ingin mendekatkan diri kepada masyarakat, tidak hanya datang lima tahun sekali saat pemilu, tetapi hadir di momen penting seperti Ramadan,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Hamzah menekankan bahwa masyarakat merupakan elemen utama dalam perjuangan politik. Ia menyebut, tanpa dukungan masyarakat, seorang wakil rakyat tidak dapat menjalankan amanah dengan baik. Oleh karena itu, dirinya membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan aspirasi maupun kebutuhan bantuan.
Dalam kesempatan tersebut, Hamzah juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan berbagai persoalan, mulai dari layanan kesehatan hingga masalah sosial lainnya. Ia memastikan kesiapannya membantu warga, termasuk dalam proses pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Selain itu, ia menegaskan komitmennya menjaga integritas selama menjabat dengan tidak mengambil keuntungan pribadi dari program pemerintah. “Amanah rakyat harus dijaga, dan saya tidak pernah meminta keuntungan dari program pemerintah daerah,” tegasnya.
Melalui peran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ia menyebut berbagai program pro-rakyat terus didorong, di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), sumur bor, penyediaan air bersih, hingga program rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah usulan program Rutilahu dari masyarakat telah berhasil diperjuangkan untuk direalisasikan. Hamzah berharap, melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat dapat terus terjalin kuat.
“Politik bukan hanya soal kontestasi, tetapi juga tentang kehadiran nyata dalam memperjuangkan kebutuhan rakyat sehari-hari,” pungkasnya.***






