PKG 2025 Diluncurkan, DPRD Sukabumi Dorong Pemerataan Layanan hingga Pelosok

- Admin

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKG 2025 diapresiasi, diminta berkelanjutan dan merata. | Istimewa

i

PKG 2025 diapresiasi, diminta berkelanjutan dan merata. | Istimewa

FORUM SUKABUMI – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk anak dan remaja yang akan diluncurkan serentak pada Senin, 4 Agustus 2025 di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi, mendapat apresiasi sekaligus dorongan perbaikan dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, menilai PKG sebagai langkah positif yang perlu dijalankan menyeluruh dan berkesinambungan.

“Kami menyambut baik, karena isu kesehatan anak dan remaja perlu menjadi prioritas. Pemeriksaan gratis ini menjadi langkah awal yang positif untuk deteksi dini berbagai masalah kesehatan di kalangan pelajar,” ujar Rika, Sabtu (3/8/2025).

Rika menegaskan program tidak boleh berhenti pada seremoni peluncuran. “Program ini tidak cukup hanya seremonial atau satu kali jalan. Harus ada jaminan keberlanjutan, pemantauan hasil, dan tindak lanjut yang konkret dari temuan-temuan kesehatan di lapangan,” imbuhnya.

Ia juga mendorong pemerataan akses hingga pelosok. “Kami mendorong agar program ini benar-benar menyentuh seluruh pelosok wilayah Kabupaten, bukan hanya yang mudah dijangkau saja. Selain itu, tenaga kesehatan dan alat pemeriksa juga harus disiapkan memadai, supaya pelayanan yang diberikan tidak asal-asalan,” tegasnya.

Rika menutup dengan menekankan kualitas layanan: “Pemerintah daerah perlu memastikan program ini berkualitas dan berdampak jangka panjang.”

Sekilas Program PKG 2025

PKG mulai 4 Agustus 2025 hingga Juni 2026, menyasar anak usia 7–17 tahun dari pendidikan formal/nonformal, termasuk yang tidak sekolah dan santri pesantren.

Pemeriksaan dilaksanakan di sekolah serta Puskesmas, mencakup skrining riwayat kesehatan, status gizi, tekanan darah, anemia, hingga pemeriksaan telinga, mata, dan kebugaran fisik. Setiap temuan ditindaklanjuti petugas medis melalui edukasi atau rujukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak.

“Saya mengajak seluruh kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat luas untuk mendukung penuh program ini,” katanya.***

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Bahas Rencana Kerja dan Perubahan Propemperda 2025
Jalan Pelita–Jayanti Kerap Rusak, Komisi II DPRD Dorong Solusi Cor Beton
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Konsultasi ke Dispora Kota Bogor Bahas Penguatan Kebijakan Keolahragaan
Bamus DPRD Kabupaten Sukabumi Lakukan Konsultasi dan Koordinasi ke DPRD Kota Depok
Wakil Ketua III DPRD Sukabumi Terima Penghargaan Sukabumi Awards 2025
Dorong Inovasi Pembiayaan Daerah, Ketua DPRD Hadiri Sarasehan Strategis MPR RI di Bandung
Baznas Sukabumi Terima Dukungan AXA Insurance, Wakil Ketua DPRD: Bermanfaat untuk Umat
Junajah Jajah Nurdiansyah Apresiasi Bareti Cup Buniwangi 2025, Sebut Desa Punya Potensi Besar dalam Pembinaan Olahraga

Berita Terkait

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:12 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Bahas Rencana Kerja dan Perubahan Propemperda 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jalan Pelita–Jayanti Kerap Rusak, Komisi II DPRD Dorong Solusi Cor Beton

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:26 WIB

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Konsultasi ke Dispora Kota Bogor Bahas Penguatan Kebijakan Keolahragaan

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:23 WIB

Bamus DPRD Kabupaten Sukabumi Lakukan Konsultasi dan Koordinasi ke DPRD Kota Depok

Jumat, 12 Desember 2025 - 01:56 WIB

Wakil Ketua III DPRD Sukabumi Terima Penghargaan Sukabumi Awards 2025

Berita Terbaru

Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi resmi dilantik sebagai PPATS. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:22 WIB

error: Content is protected !!