Swasembada Pangan Dimulai dari Sukabumi? Ini Strategi Jitu Pemda dan Kementan!

- Admin

Kamis, 15 Mei 2025 - 17:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sukabumi perkuat sinergi lintas sektor wujudkan swasembada pangan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Sukabumi perkuat sinergi lintas sektor wujudkan swasembada pangan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional ketahanan pangan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, saat menerima audiensi dari perwakilan Kementerian Pertanian RI, Kamis (15/5/2025), di ruang rapat Setda Kabupaten Sukabumi.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat swasembada pangan, terutama di wilayah selatan Sukabumi yang memiliki potensi pertanian yang luas.

“Luas lahan pertanian di Sukabumi sangat besar. Kami siap mendukung penuh dan memohon arahan agar pelaksanaan program berjalan optimal,” ungkap Ade Suryaman.

Mewakili Kementerian Pertanian, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Sukabumi, Leli Nuryati, menyampaikan bahwa target peningkatan areal sawah selama 2024 telah terlampaui.

Namun, ia menekankan pentingnya pendampingan teknis berkelanjutan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis seperti Cisolok dan Palabuhanratu.

Audiensi tersebut juga menjadi tindak lanjut atas surat resmi Menteri Pertanian kepada Bupati, Kapolres, dan Dandim Sukabumi, yang menyerukan kolaborasi antarinstansi dalam mengantisipasi musim kemarau dan menjamin kesinambungan produksi padi.

Leli menjelaskan sejumlah program strategis yang akan dilaksanakan, meliputi pendampingan intensif penanaman padi mulai Mei 2025, optimalisasi sistem irigasi melalui pompanisasi dan perpipaan, pemanfaatan bantuan APBN berupa sarana irigasi, serta percepatan program optimalisasi lahan (Opla) dan pencetakan sawah rakyat.

“Keberhasilan ini sangat bergantung pada soliditas antara pusat dan daerah serta dukungan dari TNI dan Polri. Kami berharap Sukabumi bisa menjadi model nasional,” ujarnya.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian global. Ia juga berharap laporan hasil pertanian daerah dapat tersampaikan rutin ke Kementerian.***

Berita Terkait

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru