Sekda Tutup Program SIGAP, Edukasi Kesehatan Anak di Kabupaten Sukabumi Berlanjut

- Admin

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Program SIGAP ditutup, edukasi kesehatan anak dan pencegahan stunting di Sukabumi diharapkan terus berlanjut. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Program SIGAP ditutup, edukasi kesehatan anak dan pencegahan stunting di Sukabumi diharapkan terus berlanjut. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Sekretaris Daerah Ade Suryaman secara resmi menutup program Keluarga Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi Masa Depan (SIGAP) di Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/2/2026). Penutupan ditandai dengan serah terima program Keluarga SIGAP setelah berjalan selama satu tahun.

Dalam sambutannya, Ade Suryaman mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai membantu meningkatkan edukasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait upaya penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, program Keluarga SIGAP menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni kelengkapan imunisasi anak, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta pemenuhan gizi yang tepat bagi anak. Ketiga fokus tersebut dinilai selaras dengan program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak.

Ia menambahkan, program yang telah berjalan dengan baik ini direncanakan akan dilanjutkan oleh pemerintah daerah melalui peran para kader yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan di sejumlah kecamatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Masyukur Alawi menyampaikan bahwa program SIGAP memberikan dampak positif yang terlihat dari berbagai capaian di lapangan. Beberapa di antaranya adalah peningkatan cakupan imunisasi, meningkatnya kesadaran mencuci tangan pakai sabun, serta penurunan stunting yang didukung pemenuhan gizi anak.

Pihaknya berencana mengadopsi dan mereplikasi program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Di sisi lain, Project Manager Keluarga SIGAP Fransisca menjelaskan bahwa program ini dirancang agar para kader mampu berkomunikasi secara efektif dengan orang tua bayi mengenai pentingnya imunisasi, kebiasaan hidup bersih, serta pemenuhan nutrisi sesuai usia anak.

Ia berharap para kader yang telah dilatih dapat terus melanjutkan edukasi kepada para orang tua, meskipun program SIGAP secara resmi telah berakhir di Kabupaten Sukabumi.***

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata
327 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Sukabumi Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Wabup Sukabumi Tegaskan Pramuka Jadi Wadah Strategis Bangun Karakter Generasi Muda
Bupati dan DPRD Sukabumi Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Raperda Disabilitas Disetujui
Bupati Sukabumi Dorong Penyertaan Modal Perumda Pariwisata untuk Perkuat PAD dan Investasi
174 Sekolah di Kabupaten Sukabumi Terima Bantuan Rehabilitasi, Wamendikdasmen Bahas Penguatan Mutu Pendidikan
Bupati Sukabumi Buka Diklat Paskibraka 2026, Tekankan Amanah dan Jiwa Kepemimpinan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:43 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:05 WIB

327 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Sukabumi Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Wabup Sukabumi Tegaskan Pramuka Jadi Wadah Strategis Bangun Karakter Generasi Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Bupati Sukabumi Dorong Penyertaan Modal Perumda Pariwisata untuk Perkuat PAD dan Investasi

Berita Terbaru