Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Target Tuntaskan 25 Desa Kawasan Kumuh pada 2027

- Admin

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

FORUM SUKABUMI – Penuntasan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Sukabumi ditargetkan rampung pada 2027. Target tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 640/Kep.492-DPKP/2020 tentang Lokasi Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh Berkelanjutan.

Program tersebut juga berpedoman pada dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) yang telah disusun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan terdapat 25 desa yang tersebar di tujuh kecamatan dan masuk dalam kategori kawasan kumuh. Seluruh wilayah tersebut ditargetkan dapat dituntaskan pada 2027.

Menurut Sendi, penanganan kawasan kumuh dilakukan melalui Gerakan Bangun Percepatan Ekosistem Hunian (Gerbang Pesona). Program ini mencakup pembangunan dan peningkatan akses infrastruktur sekaligus mendorong penguatan perekonomian masyarakat.

Untuk sektor infrastruktur, intervensi diarahkan pada peningkatan jalan lingkungan, pembangunan atau perbaikan drainase, penyediaan sarana air bersih, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu).

Sendi menyebut wilayah yang masih belum memiliki akses infrastruktur secara lengkap akan menjadi sasaran program Gerbang Pesona. Bahkan, pelaksanaan program tersebut dinilai berpeluang mempercepat pencapaian target penuntasan kawasan kumuh.

Berbagai strategi penanganan kawasan kumuh juga telah dituangkan dalam dokumen RP3KP, termasuk melalui Gerbang Pesona. Pelaksanaannya mengedepankan sinergi antarorganisasi, kemitraan, serta marketing publik yang inovatif.

Selain penataan kawasan, program tersebut diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat serta mengembangkan skema pembiayaan kreatif dan kemitraan.

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi menilai dukungan dari berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting agar penuntasan kawasan permukiman kumuh dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.***

Berita Terkait

Disperkim Sukabumi Perkuat Landmark Alun-Alun Gadobangkong, Material Lama Diganti Beton
Arianja Hasbulwafi Jadi Sekretaris Dinas Perkim Sukabumi, Bupati Asep Tekankan Integritas Pejabat
Lima Kantor Kecamatan Dibangun Bersamaan, Disperkim Sukabumi Padukan Fasilitas Modern dan Budaya Lokal
Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan
Disperkim Kabupaten Sukabumi Targetkan 360 Hektare Kawasan Kumuh Tuntas pada 2030
Sendi Apriadi Dukung Pembinaan Atlet Tarung Derajat Sukabumi Jelang Porda Jabar
Disperkim Sukabumi Bangun 3 Sarana Air Bersih di Desa Pasirpanjang untuk Atasi Krisis Air
Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Target Tuntaskan 25 Desa Kawasan Kumuh pada 2027

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Disperkim Sukabumi Perkuat Landmark Alun-Alun Gadobangkong, Material Lama Diganti Beton

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Arianja Hasbulwafi Jadi Sekretaris Dinas Perkim Sukabumi, Bupati Asep Tekankan Integritas Pejabat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Lima Kantor Kecamatan Dibangun Bersamaan, Disperkim Sukabumi Padukan Fasilitas Modern dan Budaya Lokal

Senin, 20 Juli 2026 - 16:37 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan

Berita Terbaru

Ratusan warga semarakkan senam bersama KORMI di Palabuhanratu. Ketua DPRD Sukabumi dorong olahraga menjadi gaya hidup.

Parlemen

Ketua DPRD Sukabumi Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:17 WIB