FORUM SUKABUMI – Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Dadang Rustandi, membuka kegiatan Sosialisasi Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Tahun 2026 yang berlangsung di Aula PSDA, Kamis (16/4/2026).
Dalam sambutannya, Dadang menegaskan pentingnya pemahaman mendalam terkait fungsi kearsipan sebagai penunjang utama kelancaran tata kelola pemerintahan. Ia menekankan bahwa arsip memiliki peran vital, bukan sekadar dokumen lama.
“Arsip merupakan memori kolektif, bukti akuntabilitas, dan sumber informasi yang sangat strategis,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan arsip yang baik akan berdampak langsung terhadap pencapaian visi Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel. Tanpa sistem kearsipan yang tertib, kualitas pelayanan publik dinilai sulit mencapai hasil optimal.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta memperkuat komitmen seluruh pihak dalam perlindungan dan penyelamatan arsip secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Penyelamatan Arsip, Elis Siti Aisyah, mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan ke depan akan terjadi peningkatan jumlah perangkat daerah yang menggunakan aplikasi Srikandi.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber ahli, di antaranya Direktur Informasi Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia, Rudi Anton, yang memberikan materi secara daring dari Jakarta, serta perwakilan arsiparis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sosialisasi diikuti oleh para arsiparis dan pengelola kearsipan dari berbagai perangkat daerah, mulai dari dinas, badan, hingga kecamatan, baik secara daring maupun luring.***






