Fraksi Gerindra Kritik Keras APBD 2024: WTP Tak Cukup, Anggaran Harus Berdampak Nyata

- Admin

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerindra kritik tajam APBD 2024: WTP bukan segalanya, anggaran harus berdampak.

i

Gerindra kritik tajam APBD 2024: WTP bukan segalanya, anggaran harus berdampak.

FORUM SUKABUMI – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan kritik tajam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (19/6/2025).

Meskipun mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut, Fraksi Gerindra menilai hal tersebut tidak dapat dijadikan sebagai satu-satunya indikator keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“WTP bukan segalanya. APBD harus benar-benar berpihak pada rakyat dan memberikan dampak nyata,” tegas juru bicara Fraksi Gerindra, Syarif Hidayat.

Kritik Terhadap Dominasi Belanja Operasi

Fraksi Gerindra menyoroti tingginya porsi belanja operasi dalam APBD 2024 yang mencapai Rp3,48 triliun atau 76% dari total realisasi belanja sebesar Rp4,57 triliun. Sementara belanja modal yang berpotensi memberikan manfaat jangka panjang hanya menyentuh angka 8,4%.

Menurut Syarif, proporsi tersebut menunjukkan kurangnya keberpihakan terhadap pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang bersifat strategis.

Realisasi Pendapatan dan Belanja Dinilai Tidak Seimbang

Gerindra mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup baik, mencapai 107,66%. Namun, realisasi pendapatan transfer dan pendapatan sah lainnya justru di bawah target, masing-masing hanya 97,42% dan 84,40%.

Tak hanya itu, belanja tidak terduga untuk penanganan bencana alam hanya terserap 70,82%, padahal Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi.

Evaluasi Transfer dan Penyertaan Modal

Fraksi juga menyoroti penggunaan anggaran transfer untuk belanja bagi hasil dan bantuan keuangan ke desa sebesar Rp668,08 miliar yang hampir sepenuhnya terealisasi (98,81%). Gerindra meminta agar realisasi tersebut dievaluasi dari aspek ketepatan sasaran dan waktu.

Sementara itu, adanya surplus anggaran meskipun sebelumnya direncanakan defisit, menunjukkan kelemahan dalam perencanaan keuangan dan kemungkinan adanya program yang tertunda atau tidak terlaksana.

Penegasan terhadap Penyertaan Modal BUMD

Gerindra menilai penyertaan modal kepada BUMD harus mampu memberikan dampak riil terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Bukan sekadar catatan pembiayaan, tapi juga kontribusi terhadap pelayanan publik, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan PAD.

“Apa yang ditanamkan harus memberi manfaat jangka panjang, bukan sekadar formalitas,” ujar Syarif.

Desakan untuk Transparansi dan Evaluasi Dampak Program

Di akhir pandangannya, Fraksi Gerindra menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan, partisipatif, dan pro-rakyat. Laporan keuangan tidak cukup hanya menyajikan data kuantitatif, tetapi harus disertai evaluasi kualitatif atas dampaknya terhadap sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, UMKM, dan pengentasan kemiskinan.***

 

Berita Terkait

Ketua DPRD Sukabumi Resmikan Reaktor Biogas dan Solar Dryer House di Simpenan, Dorong Kemandirian Energi Desa
Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Pembukaan TMMD ke-127 di Cikembar, Dorong Percepatan Pembangunan Desa
Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Sertijab Kapolres Sukabumi Kota, Perkuat Sinergi Antar Lembaga
Apresiasi DPRD atas Langkah Polisi Tangani Kasus Jetski Maut di Palabuhanratu
Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Sukalarang
Bapemperda DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis dalam Rapat Kerja
Dukung Swasembada Pangan 2026, Hera Iskandar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di Nagrak
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Evaluasi dan Optimalkan Pelaksanaan Forum TJSPKBL/CSR

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:02 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Resmikan Reaktor Biogas dan Solar Dryer House di Simpenan, Dorong Kemandirian Energi Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Pembukaan TMMD ke-127 di Cikembar, Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:57 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Sertijab Kapolres Sukabumi Kota, Perkuat Sinergi Antar Lembaga

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:20 WIB

Apresiasi DPRD atas Langkah Polisi Tangani Kasus Jetski Maut di Palabuhanratu

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:29 WIB

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Sukalarang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!