Warisan Leluhur yang Hidup: Disbudpora Apresiasi Tradisi Seren Taun ke-446 Kasepuhan Sinar Resmi

- Admin

Minggu, 13 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disbudpora dukung pelestarian Seren Taun di Kasepuhan Sinar Resmi. | Ist

i

Disbudpora dukung pelestarian Seren Taun di Kasepuhan Sinar Resmi. | Ist

FORUM SUKABUMI — Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Seren Taun ke-446 di Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.

Tradisi adat tahunan ini dipandang sebagai salah satu wujud konkret pelestarian budaya yang mengakar kuat di tengah masyarakat adat dan menjadi bagian penting dari kekayaan budaya daerah.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyatakan bahwa Seren Taun merupakan warisan budaya tak benda yang patut dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda.

“Tradisi seperti ini tidak hanya mengandung nilai spiritual dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga mengajarkan harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Ini sejalan dengan visi kami dalam membangun karakter kebangsaan melalui budaya,” jelasnya, Minggu, 13 Juli 2025.

Prosesi puncak Ngampih Pare ka Leuit, yang menandai memasukkan padi hasil panen ke lumbung adat Leuit Si Jimat, menjadi simbol penting ketahanan pangan lokal berbasis kearifan tradisional.

Dalam kegiatan ini, masyarakat adat menyatukan nilai spiritual, budaya, dan praktik agrikultur berkelanjutan.

Disbudpora memandang bahwa tradisi ini menjadi medium edukatif bagi generasi muda dalam mengenal akar identitas lokal serta memperkuat jiwa kebangsaan.

“Kami mendorong agar kegiatan seperti Seren Taun dapat terus dikembangkan dan dijadikan sarana pendidikan budaya di sekolah maupun komunitas,” lanjut Yudi.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga menekankan bahwa pelestarian tradisi merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global.

“Menjaga tradisi adalah menjaga keutuhan bangsa. Tradisi seperti ini menjadi benteng utama dalam mempererat persatuan di tengah keberagaman,” ujar Wabup.

Disbudpora juga memberikan penghargaan khusus kepada para sesepuh adat, khususnya Abah Asep Nugraha selaku pimpinan adat Kasepuhan Sinar Resmi, yang telah dengan konsisten menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur warisan nenek moyang.

Ke depan, Disbudpora Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan kebudayaan daerah yang berkelanjutan.***

Berita Terkait

Wabup Sukabumi Hadiri Wisuda 132 Santri Angkatan ke-26 Ponpes Modern Assalam Putri
Sekda Apresiasi Dedikasi UMMI dalam Meningkatkan SDM Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Resmikan Gedung MUI, Dorong Jadi Pusat Syiar Islam dan Pemersatu Umat
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Komitmen Kebangsaan
100 ASN Kabupaten Sukabumi Ikuti Fun Run 5 Km di Palabuhanratu, Sosialisasikan Road to ASN Run 2026
Pemkab Sukabumi Bentuk Pokja BSAN untuk Wujudkan Sekolah Aman dan Bebas Kekerasan
Pemkab Sukabumi Salurkan Daging Kurban dari Laznas Bakrie Amanah untuk Warga
Bupati Sukabumi Tekankan Transparansi dan Non-Diskriminasi dalam SPMB 2026

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:53 WIB

Wabup Sukabumi Hadiri Wisuda 132 Santri Angkatan ke-26 Ponpes Modern Assalam Putri

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:38 WIB

Sekda Apresiasi Dedikasi UMMI dalam Meningkatkan SDM Kabupaten Sukabumi

Senin, 1 Juni 2026 - 16:03 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Gedung MUI, Dorong Jadi Pusat Syiar Islam dan Pemersatu Umat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:26 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Komitmen Kebangsaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Sukabumi Bentuk Pokja BSAN untuk Wujudkan Sekolah Aman dan Bebas Kekerasan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!