Warisan Leluhur yang Hidup: Disbudpora Apresiasi Tradisi Seren Taun ke-446 Kasepuhan Sinar Resmi

- Admin

Minggu, 13 Juli 2025 - 16:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disbudpora dukung pelestarian Seren Taun di Kasepuhan Sinar Resmi. | Ist

Disbudpora dukung pelestarian Seren Taun di Kasepuhan Sinar Resmi. | Ist

FORUM SUKABUMI — Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Seren Taun ke-446 di Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.

Tradisi adat tahunan ini dipandang sebagai salah satu wujud konkret pelestarian budaya yang mengakar kuat di tengah masyarakat adat dan menjadi bagian penting dari kekayaan budaya daerah.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyatakan bahwa Seren Taun merupakan warisan budaya tak benda yang patut dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda.

“Tradisi seperti ini tidak hanya mengandung nilai spiritual dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga mengajarkan harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Ini sejalan dengan visi kami dalam membangun karakter kebangsaan melalui budaya,” jelasnya, Minggu, 13 Juli 2025.

Prosesi puncak Ngampih Pare ka Leuit, yang menandai memasukkan padi hasil panen ke lumbung adat Leuit Si Jimat, menjadi simbol penting ketahanan pangan lokal berbasis kearifan tradisional.

Dalam kegiatan ini, masyarakat adat menyatukan nilai spiritual, budaya, dan praktik agrikultur berkelanjutan.

Disbudpora memandang bahwa tradisi ini menjadi medium edukatif bagi generasi muda dalam mengenal akar identitas lokal serta memperkuat jiwa kebangsaan.

“Kami mendorong agar kegiatan seperti Seren Taun dapat terus dikembangkan dan dijadikan sarana pendidikan budaya di sekolah maupun komunitas,” lanjut Yudi.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga menekankan bahwa pelestarian tradisi merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global.

“Menjaga tradisi adalah menjaga keutuhan bangsa. Tradisi seperti ini menjadi benteng utama dalam mempererat persatuan di tengah keberagaman,” ujar Wabup.

Disbudpora juga memberikan penghargaan khusus kepada para sesepuh adat, khususnya Abah Asep Nugraha selaku pimpinan adat Kasepuhan Sinar Resmi, yang telah dengan konsisten menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur warisan nenek moyang.

Ke depan, Disbudpora Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan kebudayaan daerah yang berkelanjutan.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat
Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Berita Terbaru