Jembatan Cidadap Rusak Akibat Banjir, DPRD Sukabumi Desak Pembukaan Jalur Darurat Jelang Lebaran

- Admin

Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

FORUM SUKABUMI – Pascabanjir yang merusak Jembatan Cidadap di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, akses jalan nasional Bagbagan-Kiaradua nyaris lumpuh.

Kondisi ini menimbulkan keresahan warga, terutama menjelang arus mudik Ramadan dan Lebaran.

Jalur yang menjadi nadi utama transportasi ini sangat vital bagi masyarakat, termasuk untuk distribusi logistik dan akses ke kawasan wisata unggulan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).

Akibat penutupan total, warga kini menghadapi kesulitan dalam mobilitas, perekonomian, hingga layanan publik.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Taopik Guntur, mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera membuka kembali Jembatan Cidadap secara terbatas dengan sistem buka-tutup.

“Iya, kami sudah menyampaikan permohonan resmi kepada Kementerian PU. Kami minta agar jembatan ini bisa difungsikan sementara, tujuh hari sebelum dan tujuh hari setelah Idulfitri, tentu dengan pengaturan buka-tutup dan pembatasan tonase kendaraan,” ujar Taopik, Sabtu (22/3/2025).

Menurutnya, penutupan total tanpa opsi darurat memperparah dampak sosial dan ekonomi bagi warga yang sudah terdampak bencana. Ia juga menyoroti lambannya progres pembangunan jalan alternatif yang hingga kini belum bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Jalur ini sangat vital. Kalau tetap ditutup tanpa solusi, banyak masyarakat yang akan terisolasi. Ini menyangkut kebutuhan pokok, aktivitas ekonomi, dan tentu saja keselamatan warga,” tambahnya.

Taopik juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini demi keuntungan pribadi atau kelompok.

“Ini musibah, bukan peluang bisnis. Kami ingin masyarakat dilindungi, bukan dikorbankan,” tegasnya.***

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
Ketua DPRD Sukabumi Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup
Kawal Aspirasi Nelayan ke Senayan, Komisi III DPRD Sukabumi Dorong Revisi Aturan BBL
Komisi I DPRD Sukabumi Cek Kepatuhan Perizinan PT Indocement di Cicantayan
Kunjungi PT Cosmo Technology, Komisi I DPRD Sukabumi Soroti Kepatuhan Perizinan
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata
Bupati dan DPRD Sukabumi Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Raperda Disabilitas Disetujui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:43 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kawal Aspirasi Nelayan ke Senayan, Komisi III DPRD Sukabumi Dorong Revisi Aturan BBL

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Komisi I DPRD Sukabumi Cek Kepatuhan Perizinan PT Indocement di Cicantayan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Kunjungi PT Cosmo Technology, Komisi I DPRD Sukabumi Soroti Kepatuhan Perizinan

Berita Terbaru

Kejuaraan ASBKI Piala Bupati Sukabumi diikuti 130 atlet muda. Wabup H. Andreas tekankan disiplin, keberanian, ketekunan, dan sportivitas. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:05 WIB