Dari Sukabumi untuk Indonesia: Geo Fest 2025 Satukan Geopark Hadapi Bencana dan Bangun Negeri

- Admin

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Geo Fest 2025 dibuka, dorong geopark jadi katalis pembangunan berkelanjutan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Geo Fest 2025 dibuka, dorong geopark jadi katalis pembangunan berkelanjutan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Yulipri, secara resmi membuka acara The 6th Geotourism Festival and International Conference atau Geo Fest 2025, yang berlangsung di Aula PPSDM Aparatur, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kamis (3/7/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta dari berbagai geopark di seluruh Indonesia dan akan berlangsung selama tiga hari. Geo Fest dirancang sebagai forum kolaboratif untuk pertukaran ide, penguatan jejaring, serta peningkatan peran geopark sebagai pendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.

“Geopark harus lebih dari sekadar objek wisata. Ia harus menjadi ruang edukasi, konservasi, dan pengungkit ekonomi rakyat. Geo Fest adalah bentuk konkret dari pembangunan yang inklusif dan berwawasan lingkungan,” tegas Yulipri dalam sambutannya.

Yulipri juga menyoroti peran strategis Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark dalam mendukung misi RPJMD 2025–2030, yakni pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui agroindustri dan pariwisata berbasis keberlanjutan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi antar geopark di tengah tantangan nyata berupa bencana geologi.

Ketua Harian BP CPUGGp, Aat Suwanto, menambahkan bahwa Geo Fest 2025 menjadi momentum penting untuk mendorong inovasi teknologi ramah lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan proyek energi terbarukan di kawasan geopark.

“Kami berharap kehadiran perwakilan pemerintah pusat dapat mempercepat peluncuran proyek ini,” ujarnya.

Aat juga menekankan pentingnya internalisasi nilai geopark kepada masyarakat melalui pendidikan dan kegiatan residensi budaya. Menurutnya, masyarakat harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan berkelanjutan.

Geo Fest 2025 pun diharapkan tak hanya menjadi ajang perayaan budaya dan keindahan alam, tetapi juga penguatan komitmen bersama dalam membangun masa depan geopark Indonesia yang lebih tangguh dan berdampak luas.***

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur
Jembatan Gantung Prima Jantake Diresmikan, Bupati Sukabumi Dorong Akses dan Perekonomian Warga
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Gelar Upacara dan Sampaikan Amanat Presiden

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:48 WIB

Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:41 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Berita Terbaru