Bangga! Budaya Sukabumi Mendunia, Lima Tradisi Diakui sebagai WBTB Jawa Barat 2025

- Admin

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forumsukabumi.com – Kabupaten Sukabumi mencatat prestasi membanggakan dengan lima karya budaya resminya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Jawa Barat 2025 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengakuan ini disambut penuh rasa syukur oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

“Kami bersyukur dan bangga atas pengakuan ini. Lima tradisi lokal Sukabumi diakui sebagai WBTB Jabar 2025, bukti bahwa budaya lokal kita kaya dan patut dilestarikan,” ujar Marwan, Kamis (16/1/2025).

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Disbudpora yang telah berjuang memperjuangkan pengakuan ini,” sambungnya.

Lima Tradisi Kebanggaan Sukabumi

Kelima tradisi yang diakui adalah:

1. Gula Kawung – Tradisi produksi gula aren yang diwariskan turun-temurun.

2. Sangu Kabuli – Hidangan khas berbahan dasar nasi yang memiliki nilai filosofis.

3. Mulasara nu Ngalahirkeun – Ritual penghormatan terhadap ibu yang baru melahirkan.

4. Ngadegkeun Bumi – Tradisi pendirian rumah adat yang mengedepankan nilai gotong royong.

5. Mapag Lisung Anyar – Tradisi penyambutan alat penumbuk padi baru.

Tradisi ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Adat Banten Kidul di Sukabumi serta memperkaya identitas budaya Jawa Barat.

Tanggung Jawab Bersama untuk Pelestarian

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, melalui Sekretaris, Yanti Irianti, menegaskan bahwa pengakuan ini membawa tanggung jawab besar bagi seluruh elemen masyarakat.

“Kami akan terus melindungi, memanfaatkan, dan mengembangkan tradisi ini agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Sidang penetapan WBTB Jawa Barat 2025 digelar pada 18-20 Desember 2024. Dari 67 usulan, sebanyak 42 karya budaya berhasil ditetapkan, termasuk lima tradisi dari Sukabumi.

“Pengakuan ini menjadi langkah awal memperkuat identitas budaya sekaligus menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap warisan leluhur,” tutup Yanti.***

Berita Terkait

Perwosi Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik, Bupati Dorong Peran Aktif Wujudkan Masyarakat Sehat
Upacara Harkitnas ke-118 di Sukabumi, Pemerintah Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital
Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat
Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Optimistis Sinergi TNI dan Pemda Semakin Solid
Desa Purwasari dan Kalapanunggal Jadi Wakil Sukabumi dalam Program “Desa Berdampak” Kemendagri 2026
Gabungan Satpol PP dan Dishub Tertibkan Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu
Bupati Tegaskan Ekonomi Kreatif Jadi Pilar Pembangunan di Sukabumi
Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Demi Perluasan Akses Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:20 WIB

Perwosi Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik, Bupati Dorong Peran Aktif Wujudkan Masyarakat Sehat

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:27 WIB

Upacara Harkitnas ke-118 di Sukabumi, Pemerintah Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:32 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:07 WIB

Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Optimistis Sinergi TNI dan Pemda Semakin Solid

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:53 WIB

Gabungan Satpol PP dan Dishub Tertibkan Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!