APBD Sukabumi 2026 diproyeksi turun Rp725 miliar, DPRD minta fokus pada prioritas pembangunan.

- Admin

Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Ketua DPRD Sukabumi Soroti Penurunan Signifikan APBD 2026 hingga Rp725 Miliar

Ketua DPRD Sukabumi Soroti Penurunan Signifikan APBD 2026 hingga Rp725 Miliar

FORUM SUKABUMI – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menanggapi proyeksi penurunan signifikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 akibat berkurangnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Berdasarkan asumsi terbaru, APBD Kabupaten Sukabumi tahun 2026 diperkirakan menyusut hingga Rp725,69 miliar atau sekitar 20,39 persen dibandingkan dengan KUA/PPAS APBD 2026. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2025, penurunan tersebut tercatat mencapai Rp631,79 miliar atau sekitar 18,23 persen.

Menanggapi kondisi tersebut, Budi Azhar menilai diperlukan langkah penyesuaian yang matang agar target pembangunan daerah tetap tercapai. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat ini.

“Saya yakin Bupati dan tim anggaran mampu menyesuaikan kondisi ini dengan target RPJMD. Yang penting, prioritas pembangunan tetap terjaga,” ujar Budi Azhar usai rapat paripurna, Rabu (1/10/2025).

Dari data eksekutif, pendapatan daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3,98 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp908,43 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp3,06 triliun.

Sementara belanja daerah mencapai Rp4,05 triliun, atau turun Rp685,69 miliar dibandingkan tahun 2025. Penurunan paling tajam terjadi pada Belanja Modal sebesar -47,91 persen dan Belanja Tidak Terduga sebesar -50 persen.

Di sisi lain, Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan sesuai dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Fokus utama diarahkan pada urusan pemerintahan wajib, terutama pelayanan dasar publik agar kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.***

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan
KDM Sebut Warga Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Sukabumi Soroti Juknis Rumah Sakit
DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Jabar Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Hadiri Jampang Ngabhuana 3, Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Jabar Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS

Berita Terbaru