Agar Tak Dilupakan, Disbudpora Sukabumi Ajak Generasi Muda Mengenal Sejarah Palagan Bojongkokosan

- Admin

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUM SUKABUMI – Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi berkomitmen menjaga warisan sejarah Palagan Bojongkokosan di Kecamatan Parungkuda.

Melalui berbagai program edukatif, seminar, diskusi, dan festival budaya, Disbudpora ingin menanamkan pemahaman sejarah yang lebih mendalam bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menegaskan bahwa pelestarian sejarah bukan sekadar mengenalkan peristiwa masa lalu, tetapi juga mengajak anak muda memahami esensi perjuangan dan mengaplikasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan mereka.

“Harapannya, generasi muda tidak hanya mengenal sejarah, tetapi juga merasa memiliki dan terinspirasi untuk berkontribusi bagi bangsa,” ujar Yudi, Senin (10/03/2025).

Sejumlah program yang telah dijalankan mencakup kunjungan edukatif ke Palagan Bojongkokosan bagi pelajar dan komunitas pemuda. Melalui kegiatan ini, mereka dapat memahami langsung peristiwa sejarah yang terjadi di lokasi tersebut.

Selain itu, Disbudpora juga menyelenggarakan seminar dan diskusi dengan menghadirkan sejarawan, akademisi, serta tokoh masyarakat. Tujuannya adalah membedah sejarah perjuangan Sukabumi serta relevansinya di era modern.

Festival budaya turut menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah. Dalam acara ini, nilai-nilai perjuangan disampaikan melalui seni dan budaya lokal agar lebih mudah diterima generasi muda.

“Palagan Bojongkokosan adalah bukti nyata keberanian pejuang Sukabumi. Kami berkomitmen menjaga dan mewariskan nilai-nilai sejarah ini kepada generasi muda,” imbuh Yudi.

Yudi menekankan bahwa pelestarian sejarah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan generasi muda. Dengan sinergi yang kuat, Monumen Palagan Bojongkokosan diharapkan tetap menjadi sumber inspirasi dan kebanggaan, tidak hanya bagi warga Sukabumi, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.

“Semangat kepahlawanan tidak boleh hanya menjadi bagian dari masa lalu. Nilai-nilai perjuangan harus menjadi landasan generasi muda dalam membangun masa depan bangsa,” tandasnya.

Sebagai informasi, Palagan Bojongkokosan merupakan saksi bisu pertempuran sengit antara tentara Indonesia dan pasukan Sekutu yang ingin merebut kembali Indonesia pasca-kemerdekaan.

Keberanian rakyat Sukabumi dalam mempertahankan kemerdekaan menjadi bukti bahwa semangat perjuangan tidak pernah padam.***

Berita Terkait

Program SABUMI Jadi Operasi Pasar Pengendali Inflasi, Dukung Daya Beli Warga Sukabumi
Sekda Tutup Program SIGAP, Edukasi Kesehatan Anak di Kabupaten Sukabumi Berlanjut
Produksi Padi dan Jagung Sukabumi Lampaui Target, Varietas Lokal Padi Terbanyak Nasional
Sukabumi Raih Peringkat Dua Nasional dalam Peningkatan Produksi Pangan 2025
Sinergi TNI dan Pemkab Sukabumi, TMMD ke-127 Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa
Bupati Sukabumi Resmikan Sejumlah Infrastruktur untuk Optimalkan Pelayanan Publik
Silaturahmi dan Pembinaan Atlet Warnai Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026
Ahmad Firdaus Resmi Pimpin PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi Periode 2025-2029

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:07 WIB

Program SABUMI Jadi Operasi Pasar Pengendali Inflasi, Dukung Daya Beli Warga Sukabumi

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:58 WIB

Sekda Tutup Program SIGAP, Edukasi Kesehatan Anak di Kabupaten Sukabumi Berlanjut

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:28 WIB

Produksi Padi dan Jagung Sukabumi Lampaui Target, Varietas Lokal Padi Terbanyak Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

Sinergi TNI dan Pemkab Sukabumi, TMMD ke-127 Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 17:49 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Sejumlah Infrastruktur untuk Optimalkan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!