Krisis Sampah di Desa Mekarnangka Dijawab Lewat Inovasi Tungku Rakyat, Pemkab Siap Dukung

- Admin

Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wabup Sukabumi resmikan Tungku Rakyat, inovasi mahasiswa untuk atasi krisis sampah desa. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Wabup Sukabumi resmikan Tungku Rakyat, inovasi mahasiswa untuk atasi krisis sampah desa. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, meresmikan inovasi pengelolaan sampah bernama Tungku Rakyat di Kampung Pasir Nangka, Desa Mekarnangka, Kecamatan Cikidang, Jumat (1/8/2025). Teknologi ini merupakan hasil karya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra.

Peresmian dilakukan hanya sehari setelah peluncuran Tempat Pengolahan Sampah RDF Cimenteng oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Menurut Wabup Andreas, dua agenda ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya satu wilayah atau institusi.

“Setiap bulan, Jawa Barat menghasilkan sekitar 29,5 juta ton sampah, namun yang baru terkelola hanya 10 persen. Ini masalah serius yang harus ditangani dari hulu, bukan hanya di hilir seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tegas Andreas.

Ia menilai, keberadaan Tungku Rakyat dapat menjadi contoh solusi lokal yang aplikatif dan berkelanjutan, terutama di daerah yang belum memiliki fasilitas TPA memadai. Wabup juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai.

“Jika kita tidak mengelola dari sumbernya, maka beban lingkungan akan terus menumpuk. Ini bukan hanya soal hari ini, tapi warisan untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andreas mengungkapkan bahwa Pemkab Sukabumi tengah menyusun kebijakan pengelolaan sampah terpadu, termasuk pemberian sanksi bagi pelaku usaha wisata seperti hotel dan restoran yang abai dalam pengelolaan sampah.

Ketua KKN Desa Mekarnangka, Nauval Raihan, menyatakan bahwa inisiatif pembangunan Tungku Rakyat didorong oleh minimnya infrastruktur pengelolaan sampah di desa tersebut. Masyarakat selama ini membakar sampah sembarangan, yang berisiko terhadap kesehatan.

Tungku inovatif ini dirancang untuk membakar sampah plastik pada suhu 800 derajat Celsius dan mampu mengurangi volume sampah hingga 90 persen. Teknologi ini juga diklaim menghasilkan polusi yang minimal.

“Struktur tungku terdiri dari dua pintu: satu untuk memasukkan sampah, dan satu lagi untuk mengambil sisa abu. Kami berharap ini menjadi awal lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tutur Nauval.

Partisipasi warga dalam proses pembangunan turut diapresiasi oleh tim KKN. Mereka berharap inovasi ini dapat direplikasi di desa-desa lain sebagai solusi lokal atas masalah global.***

Berita Terkait

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:54 WIB

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:34 WIB

KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama

Berita Terbaru

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:38 WIB

Cisolok punya potensi besar dari wisata, geotermal, pertanian hingga perikanan.

Diskominfosan

Bukan Cuma Pantai, Cisolok Ternyata Punya Potensi Ekonomi Seluas Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:07 WIB