Menuju Kabupaten Layak Anak, Sukabumi Tunjukkan Komitmen Penuh Perlindungan Anak

- Admin

Rabu, 14 Mei 2025 - 19:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sukabumi targetkan KLA kategori utama, bupati tegaskan perhatian anak jadi prioritas. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Sukabumi targetkan KLA kategori utama, bupati tegaskan perhatian anak jadi prioritas. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI — Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan optimisme kuat bahwa Kabupaten Sukabumi mampu meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kategori utama.

Hal tersebut ia sampaikan saat menyambut tim verifikasi lapangan hybrid dalam rangka evaluasi KLA dari Pendopo Sukabumi, Rabu 14 Mei 2025.

Menurut Bupati Asep Japar, keyakinan tersebut didasarkan pada komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pemenuhan hak anak melalui kolaborasi lintas sektor. “Kami yakin bisa mendapatkan predikat yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap anak menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah. “Atensi terhadap anak tidak terpisahkan dari visi kami untuk mewujudkan Sukabumi yang Mubarakah — maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” tambahnya.

Capaian tinggi dari evaluasi mandiri menunjukkan bahwa Kabupaten Sukabumi telah memenuhi kriteria utama. Hal ini turut diperkuat hasil verifikasi administrasi dari DP3AKB Provinsi Jawa Barat.

“Optimisme kami juga didukung oleh berbagai kebijakan, regulasi, serta penguatan anggaran dan program yang berpihak pada anak,” jelas Bupati.

Kepala Gugus Tugas KLA Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, turut mengapresiasi pencapaian Kabupaten Sukabumi. “Kolaborasi untuk perlindungan anak di Sukabumi luar biasa. Semoga tim verifikator bisa menyaksikan langsung,” ucapnya.

Verifikator dari Kementerian PPPA RI, Didik Agus Setiawan, menyatakan bahwa penilaian KLA mencakup lima klaster utama yang terdiri dari 24 indikator.

Aspek yang dievaluasi antara lain hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan serta aktivitas budaya, hingga perlindungan khusus anak.***

Berita Terkait

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru