Vital bagi Warga, DPRD Minta Perbaikan Jembatan Bojongkopo Tak Asal Jadi

- Admin

Selasa, 15 April 2025 - 14:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Perbaikan Jembatan Bojongkopo dimulai, fokus pada penguatan struktur.

Perbaikan Jembatan Bojongkopo dimulai, fokus pada penguatan struktur.

FORUM SUKABUMI – Progres perbaikan Jembatan Bojongkopo yang terletak di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mulai terlihat sejak dikerjakan pada awal April 2025.

Jembatan ini sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat luapan Sungai Cidadap yang menyebabkan sebagian strukturnya amblas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kementerian Pekerjaan Umum melalui PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat telah memulai pembangunan fondasi penyangga sejak 8 April 2025.

Langkah awal perbaikan mencakup pengerjaan penguatan struktur untuk menopang jembatan yang terdampak.

“Sebelum Lebaran sudah mulai dikerjakan. Saat ini tengah dilakukan penguatan untuk penyangga jembatan yang amblas. Nantinya jembatan ini akan dibongkar lebih dulu,” ujar Deni, petugas lapangan dari Kementerian PU, Senin (14/4/2025).

Namun, proses perbaikan menghadapi kendala utama berupa cuaca buruk. Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Simpenan menyulitkan pelaksanaan teknis di lapangan. “Paling kendalanya cuaca, soalnya hujannya masih besar,” kata Deni.

Jembatan Bojongkopo menjadi proyek prioritas karena merupakan jalur vital penghubung antara Palabuhanratu dan kawasan Pajampangan. Kementerian PU menargetkan pengerjaan rampung dalam waktu empat bulan ke depan.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, turut menanggapi progres perbaikan ini. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan.

“Pengerjaan harus matang dan sesuai jadwal yang ditetapkan. Jangan sampai asal-asalan karena jembatan ini sangat vital untuk konektivitas masyarakat,” tegas Hamzah.

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses transportasi antarwilayah, sekaligus memulihkan konektivitas ekonomi warga yang sempat terganggu akibat kerusakan jembatan.***

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan
KDM Sebut Warga Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Sukabumi Soroti Juknis Rumah Sakit
DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Jabar Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Hadiri Jampang Ngabhuana 3, Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Budi Azhar Minta Gubernur Jabar Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS

Berita Terbaru