Raperda Pajak dan Retribusi Dibahas, Bupati: Optimalisasi Pendapatan Daerah Jadi Prioritas

- Admin

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sukabumi jawab pandangan DPRD soal perubahan Perda Pajak & Retribusi. | diskominfosan

i

Bupati Sukabumi jawab pandangan DPRD soal perubahan Perda Pajak & Retribusi. | diskominfosan

FORUM SUKABUMI – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan tanggapan resmi atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Perda Nomor 15 Tahun 2023 mengenai Pajak dan Retribusi Daerah.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin 14 April 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, dan dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta para tamu undangan.

Dalam pemaparannya, Bupati merespons secara rinci masukan dari seluruh fraksi, yaitu Fraksi Partai Golkar, Gerindra, PKB, PKS, PDI Perjuangan, Demokrat, dan PPP.

Ia menyatakan kesepakatannya atas berbagai saran yang disampaikan, khususnya dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas pengelolaan pajak serta retribusi daerah.

“Pemkab telah menerapkan sistem informasi pajak daerah berbasis teknologi dan akan terus menyesuaikannya dengan regulasi terbaru,” kata Asep Japar.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur, dengan dukungan pelatihan dari instansi pusat dan lembaga terkait. Selain itu, seluruh perangkat daerah akan diarahkan menjadi incomer, melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta optimalisasi aset daerah.

Pemda juga berkomitmen menggali potensi sumber daya alam yang belum tergarap maksimal sebagai salah satu sumber pendapatan retribusi daerah.

“Mudah-mudahan pembahasan bersama Bapemperda DPRD dapat menyempurnakan substansi Raperda secara formil dan materil,” tutupnya.***

Berita Terkait

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa
Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan
Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak
Menteri P2MI Jelaskan Dua Tugas Utama: Lindungi TKI dan Buka Peluang Kerja Global
Jokowi Klarifikasi Soal Kondisi Wajah: Bukan Sakit Serius, Hanya Alergi Cuaca
Prabowo Ambil Alih Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut, Keputusan Final Segera Diambil
Ekonomi Tak Adil dan Lemahnya Akses Hukum, Warga Miskin Masih Terpinggirkan
Viral! Pria Cianjur Ngaku Disiksa dan Salah Tangkap, Minta Tolong ke Dedi Mulyadi

Berita Terkait

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:24 WIB

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:46 WIB

Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:30 WIB

Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:20 WIB

Menteri P2MI Jelaskan Dua Tugas Utama: Lindungi TKI dan Buka Peluang Kerja Global

Jumat, 27 Juni 2025 - 16:56 WIB

Jokowi Klarifikasi Soal Kondisi Wajah: Bukan Sakit Serius, Hanya Alergi Cuaca

Berita Terbaru

Pemerintahan

Disbudpora Sukabumi Data Penemuan Koin Kuno di Pantai Ujunggenteng

Sabtu, 16 Agu 2025 - 19:29 WIB

Pemerintahan

Disperkim Aspal Jalan Lingkungan di Sukatani, Warga Sambut Antusias

Jumat, 15 Agu 2025 - 19:19 WIB

error: Content is protected !!