Program SABUMI Jadi Operasi Pasar Pengendali Inflasi, Dukung Daya Beli Warga Sukabumi

- Admin

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Program SABUMI hadir sebagai operasi pasar pengendali inflasi dan membantu warga membeli sembako lebih murah. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Program SABUMI hadir sebagai operasi pasar pengendali inflasi dan membantu warga membeli sembako lebih murah. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Pemerintah daerah melalui Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi menjalankan Program Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi (SABUMI) sebagai langkah pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi Yana Chefiana menjelaskan bahwa program SABUMI merupakan turunan dari kebijakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang dirancang sebagai intervensi cepat ketika harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan.

Menurutnya, program inovatif tersebut tidak sekadar operasi pasar biasa. SABUMI dihadirkan sebagai upaya nyata pemerintah daerah agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Ketika harga di pasaran mulai mendekati atau bahkan melampaui HET, program SABUMI langsung hadir di tengah masyarakat,” ujar Yana, Selasa (24/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, berbagai kebutuhan pokok disediakan, seperti beras SPHP, tepung terigu, gula pasir, minyak goreng, bawang putih, telur, gula semut, hingga beras merah dan hitam. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah pasaran.

Sebagai contoh, minyak goreng dijual seharga Rp31 ribu untuk kemasan 2 liter atau sekitar Rp15.700 per liter. Sementara itu, harga gula pasir dan tepung terigu juga dipasarkan lebih rendah dari HET sehingga masyarakat dapat berbelanja lebih hemat di tengah potensi kenaikan harga.

Antusiasme warga terlihat saat pelaksanaan di Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng. Sebanyak 400 liter minyak goreng habis terjual dalam waktu singkat, menandakan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program tersebut.

Dalam satu kali operasi pasar, jumlah komoditas yang disediakan cukup besar. Di antaranya minyak goreng sebanyak 400 liter, beras SPHP 5 kuintal, bawang putih 200 kilogram, gula pasir 200 kilogram, serta berbagai komoditas lain rata-rata 200 kilogram per jenis.

Yana menambahkan, selama Ramadan pemerintah daerah menargetkan pelaksanaan sebanyak 20 kali pelayanan. Sepuluh titik di antaranya terintegrasi dengan rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan, sedangkan sepuluh lainnya langsung menyasar desa-desa berdasarkan permohonan.

Saat ini, dua unit mobil operasional program SABUMI telah disiapkan untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan, termasuk daerah terpencil.

Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berlangsung selama Ramadan, melainkan akan terus berlanjut secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat.

“Program SABUMI tidak berhenti di bulan Ramadan. Insyaallah akan terus kami lanjutkan,” tegasnya.

Pemerintah desa yang ingin menghadirkan program ini juga dapat mengajukan permohonan dengan mudah melalui konfirmasi WhatsApp agar distribusi segera dijadwalkan.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WIB