Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Raih Predikat Kabupaten Layak Anak

- Admin

Selasa, 28 April 2026 - 17:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sinergi lintas sektor dikebut demi KLA. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Sinergi lintas sektor dikebut demi KLA. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mencapai predikat tertinggi Kabupaten Layak Anak (KLA). Saat ini, Kabupaten Sukabumi masih berada pada peringkat “Nindya”.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat evaluasi dan percepatan pemenuhan indikator KLA menjelang batas akhir penginputan data pada 30 April 2026 yang digelar di Pendopo Sukabumi, Selasa (28/4).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengungkapkan bahwa hingga 20 April 2026 capaian evaluasi mandiri KLA baru mencapai 578,82 dari total 1.000 poin. Angka tersebut masih di bawah capaian tahun sebelumnya yang mencapai 848 poin.

“Dengan waktu yang tersisa hanya beberapa hari, diperlukan percepatan yang lebih terarah, terkoordinasi, dan fokus. Keberhasilan KLA merupakan hasil kolaborasi seluruh gugus tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas KLA, Boyke Martadinata, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian tugas administratif serta penyediaan bukti fisik (evidence) oleh seluruh perangkat daerah dan sektor terkait.

Menurutnya, isu perlindungan anak mencakup berbagai aspek lintas sektor, mulai dari psikologi, ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan. Ia juga meminta setiap kebijakan, mekanisme, dan inovasi segera diimplementasikan dan dilaporkan mengingat waktu yang tersisa sangat terbatas.

Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat, Shindy Dyah Ayu Lestari, yang hadir secara daring menyampaikan bahwa berdasarkan verifikasi sementara tingkat provinsi, nilai Kabupaten Sukabumi berada di angka 750,53 dan masih berada pada level Nindya.

Ia mendorong optimalisasi sisa waktu untuk melengkapi data pada lima klaster kelembagaan, termasuk dokumen kebijakan, inovasi, dan nota kesepahaman (MoU), guna meningkatkan nilai secara signifikan.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan instruksi kepada seluruh sektor untuk mempercepat penginputan data secara masif dalam 48 jam ke depan, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Sukabumi.***

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata
327 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Sukabumi Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Wabup Sukabumi Tegaskan Pramuka Jadi Wadah Strategis Bangun Karakter Generasi Muda
Bupati dan DPRD Sukabumi Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Raperda Disabilitas Disetujui
Bupati Sukabumi Dorong Penyertaan Modal Perumda Pariwisata untuk Perkuat PAD dan Investasi
174 Sekolah di Kabupaten Sukabumi Terima Bantuan Rehabilitasi, Wamendikdasmen Bahas Penguatan Mutu Pendidikan
Bupati Sukabumi Buka Diklat Paskibraka 2026, Tekankan Amanah dan Jiwa Kepemimpinan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:43 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:05 WIB

327 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Sukabumi Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Wabup Sukabumi Tegaskan Pramuka Jadi Wadah Strategis Bangun Karakter Generasi Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Bupati Sukabumi Dorong Penyertaan Modal Perumda Pariwisata untuk Perkuat PAD dan Investasi

Berita Terbaru