Investasi Terancam! Peternakan Tanpa Izin dan Kemacetan Industri Jadi Sorotan di Sukabumi

- Admin

Jumat, 16 Mei 2025 - 17:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemkab Sukabumi bahas solusi kemacetan industri dan perizinan peternakan dalam rapat Satgas Investasi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Pemkab Sukabumi bahas solusi kemacetan industri dan perizinan peternakan dalam rapat Satgas Investasi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi dan Kemudahan Berusaha di Aula DPMPTSP Palabuhanratu, Jumat (16/5).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, pejabat teknis, pelaku usaha, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.

Dalam rapat tersebut, dua isu strategis menjadi perhatian utama, yaitu kemacetan di kawasan industri dan penataan sektor peternakan. Wakil Bupati H. Andreas menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk menciptakan iklim investasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

“Kemacetan akibat aktivitas industri harus ditangani serius. Pemerintah siap memfasilitasi penataan kawasan industri agar tidak menimbulkan dampak sosial,” ujar H. Andreas.

Ia mendorong perusahaan melakukan langkah awal seperti perluasan lahan parkir dan penataan pedagang kaki lima (PKL) demi keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan masyarakat.

Wabup juga berharap forum ini menghasilkan ide-ide solutif yang dapat mendorong kemajuan Kabupaten Sukabumi.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengungkapkan bahwa pembentukan Satgas ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Sukabumi dalam menyelesaikan berbagai kendala di lapangan.

Berdasarkan hasil pemetaan, lima kecamatan menjadi titik rawan kemacetan karena tingginya aktivitas usaha, yaitu Cibadak, Parungkuda, Cicurug, Sukalarang, dan Cikembar.

Ali menyampaikan, Satgas telah menyusun berbagai rekomendasi strategis seperti pelebaran jalan, penataan PKL, jalur alternatif, pembangunan pedestrian, hingga peningkatan pengawasan lapangan.

Di sektor peternakan, Pemkab juga menyoroti persoalan legalitas dan perizinan. Banyak perusahaan belum memenuhi persyaratan dokumen, termasuk analisis dampak lalu lintas (andalalin), serta belum memenuhi standar teknis.

“Pemerintah terus mengawal agar sektor peternakan tidak hanya patuh secara administratif, tetapi juga berkelanjutan secara teknis,” tutup Ali.***

Berita Terkait

Wabup Andreas Minta PWI Kabupaten Sukabumi Kawal Pembangunan dan Sajikan Informasi Edukatif
Ikuti 46 Cabor di Porprov XV Jabar 2026, Bupati Sukabumi Dorong Atlet Tampil Maksimal dan Sportif
Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Wabup Andreas Minta PWI Kabupaten Sukabumi Kawal Pembangunan dan Sajikan Informasi Edukatif

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Ikuti 46 Cabor di Porprov XV Jabar 2026, Bupati Sukabumi Dorong Atlet Tampil Maksimal dan Sportif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Berita Terbaru