Fraksi PPP Soroti Lemahnya Penanganan Kemiskinan dan Sektor Pariwisata dalam APBD 2024

- Admin

Jumat, 20 Juni 2025 - 02:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

FORUM SUKABUMI – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan sejumlah catatan penting dan kritik konstruktif terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD yang berlangsung Kamis (19/6/2025).

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PPP menyambut baik raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 secara berturut-turut dari BPK RI. Namun, PPP menegaskan bahwa WTP bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan pengelolaan keuangan, terlebih jika hasil pembangunan belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah.

“Prestasi WTP ini hendaknya menjadi pemacu untuk pengelolaan keuangan yang bersih dari KKN dan tepat sasaran,” tegas Ketua Fraksi PPP, Zakiyah Rahmah Addawiyah.

Soroti Koordinasi Lintas Sektor yang Lemah

Salah satu kritik utama PPP adalah minimnya koordinasi antar perangkat daerah dalam menjalankan program penanggulangan kemiskinan. Fraksi menilai dampak program belum optimal, dengan masih banyak warga kurang mampu yang belum mendapatkan akses pada program bantuan seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Meski realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,65 triliun (98,95%) dan belanja daerah Rp4,57 triliun (96,38%), PPP menilai terdapat ketimpangan pemanfaatan anggaran, yang belum maksimal menyasar kebutuhan rakyat kecil.

Pendidikan dan IPM

Di sektor pendidikan, Fraksi PPP mendorong langkah nyata untuk menekan angka putus sekolah, sebagai bagian dari strategi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pariwisata Dinilai Belum Jadi Prioritas

PPP juga mengkritik rendahnya prioritas pembangunan sektor pariwisata yang dinilai belum menjadi perhatian serius. Minimnya sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni turut memengaruhi rendahnya kontribusi pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tiga Rekomendasi Strategis PPP:

1. Meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah agar lebih tepat sasaran.

2. Memprioritaskan pelayanan dasar, termasuk infrastruktur jalan, pertanian, pendidikan, dan kesehatan untuk masyarakat kecil.

3. Memperkuat kemitraan antara eksekutif dan legislatif guna mencapai pembangunan yang lebih merata dan sejahtera.

Menutup pandangannya, Fraksi PPP menyerukan pentingnya menjaga hubungan sinergis antara Bupati dan DPRD demi mewujudkan pembangunan daerah yang berpihak pada masyarakat bawah.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026
Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Junajah Jajah Nurdiansyah Resmi Bertugas di Komisi I
Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda APBD 2025
F-PKB DPRD Sukabumi: Opini WTP Harus Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Senin, 20 Juli 2026 - 15:59 WIB

Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:02 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru