Disperkim Siap Verifikasi Proposal KINANTI 2025, Fokus Tangani Kemiskinan dan Stunting

- Admin

Senin, 16 Juni 2025 - 13:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disperkim verifikasi KINANTI 2025, dorong desa ciptakan solusi kemiskinan & stunting. | Istimewa

Disperkim verifikasi KINANTI 2025, dorong desa ciptakan solusi kemiskinan & stunting. | Istimewa

FORUM SUKABUMI – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi menyatakan kesiapannya dalam memverifikasi proposal desa peserta Kompetisi Inovasi Perencanaan Pembangunan Terintegrasi (KINANTI) 2025, khusus pada tema penanganan kemiskinan dan stunting.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Teknis KINANTI yang digelar pada Senin (16/6/2025) di Ruang Rapat Bidang Litbang, Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Komplek Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu.

Rapat ini diikuti oleh sejumlah perangkat daerah lintas sektor sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program yang telah diresmikan oleh Bupati Sukabumi Asep Japar beberapa waktu lalu.

Sekretaris Disperkim Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan bahwa KINANTI merupakan ajang kompetisi perencanaan pembangunan desa yang diikuti seluruh desa di Kabupaten Sukabumi.

Desa peserta diminta mengajukan proposal inovatif untuk memperoleh Bantuan Keuangan Khusus (BKK) pada Tahun Anggaran 2026.

“Tema-tema yang diangkat dalam KINANTI sangat strategis, mulai dari ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi desa, penanganan kemiskinan dan stunting, hingga lingkungan hidup dan kebencanaan,” jelas Herdiawan.

Dalam kompetisi ini, Disperkim ditunjuk sebagai salah satu perangkat daerah verifikator untuk tema penanganan kemiskinan dan stunting.

Fokus verifikasi mencakup proposal terkait pembangunan sumur bor, jaringan air bersih, serta infrastruktur pendukung lainnya, bekerja sama dengan dinas teknis yang relevan.

Menurut Herdiawan, program KINANTI menjadi wadah penting untuk mendorong lahirnya solusi inovatif dari desa dalam menjawab isu-isu strategis pembangunan yang berbasis kebutuhan dan potensi lokal.

“Proposal yang diajukan desa akan dikompetisikan dan dinilai berdasarkan metode yang disusun oleh bidang litbang Bappelitbangda,” tandasnya.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 30 September 2026 - 19:23 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027

Berita Terbaru