Bupati Sukabumi: Festival Hari Nelayan Adalah Warisan Leluhur yang Harus Dilestarikan

- Admin

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu 2025 meriahkan budaya dan dorong ekonomi lokal. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu 2025 meriahkan budaya dan dorong ekonomi lokal. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Puncak perayaan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 berlangsung meriah di Alun-alun Gadobangkong, Rabu (21/5/2025), dengan melibatkan ribuan warga dan ditandai arak-arakan budaya dari Pendopo Palabuhanratu.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, Sekda, serta unsur Forkopimda.

Rangkaian acara turut diramaikan pertunjukan seni tradisional dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Perayaan tahunan masyarakat pesisir ini tak hanya menjadi ajang syukur atas hasil laut, tetapi juga tampil sebagai atraksi budaya berskala nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menegaskan pentingnya pelestarian budaya warisan leluhur. “Festival ini menyimpan nilai budaya yang tak ternilai dan sudah diwariskan turun-temurun. Menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya adalah bagian dari menjaga jati diri daerah,” ujar Asep Japar.

Ia juga menyebutkan bahwa Hari Nelayan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya melalui atraksi budaya dan produk ekonomi kreatif yang disuguhkan kepada wisatawan.

“Festival ini adalah etalase budaya dan kekayaan alam yang memperkuat pariwisata berkelanjutan di kawasan Geopark Ciletuh,” tambahnya.

Ketua Panitia Hari Nelayan 2025, Nandang, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini digelar sejak 20 April hingga 31 Mei dan berhasil menggerakkan ekonomi lokal hingga Rp2,2 miliar. Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat nelayan dalam menyukseskan acara, meski minim dukungan sponsor.

Nandang menambahkan, Festival Hari Nelayan kembali masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata untuk ketiga kalinya.

Di momen puncak acara, Bupati Sukabumi menyerahkan santunan kepada penerima manfaat dan menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata sebagai salah satu dari 110 event terbaik nasional versi KEN 2025.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 30 September 2026 - 19:23 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027

Berita Terbaru