FORUM SUKABUMI – Pantai Pangumbahan di kawasan Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pelancong. Selain menyuguhkan panorama pantai yang masih alami, kawasan ini juga dikenal sebagai lokasi konservasi penyu hijau terbesar di Jawa Barat.
Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangumbahan tidak hanya dapat menikmati keindahan pesisir, tetapi juga memperoleh pengalaman edukatif melalui kegiatan konservasi penyu. Pengunjung berkesempatan menyaksikan secara langsung penyu hijau naik ke pantai untuk bertelur hingga proses pelepasan tukik ke habitat alaminya.
Berbeda dengan destinasi pantai pada umumnya, aktivitas wisata unggulan di Pantai Pangumbahan berlangsung pada malam hari. Dengan pendampingan petugas konservasi, wisatawan dapat mengamati penyu bertelur pada pukul 19.00 hingga 23.00 WIB tanpa mengganggu proses alami satwa tersebut.
Keberadaan kawasan konservasi ini memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian populasi penyu hijau yang menghadapi berbagai ancaman, mulai dari perubahan lingkungan hingga aktivitas manusia. Karena itu, selain menjadi destinasi rekreasi, Pantai Pangumbahan juga berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya pelestarian satwa laut.
Pantai Pangumbahan berlokasi di Desa Pangumbahan, kawasan wisata Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, dan menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang ingin menikmati wisata alam sekaligus konservasi.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Ujung Genteng dalam satu hari, biaya yang perlu disiapkan relatif terjangkau. Tiket masuk Pantai Pangumbahan berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang, biaya parkir kendaraan Rp3.000 hingga Rp20.000, tiket masuk Curug Cikaso Rp3.000, serta tarif perahu menuju Curug Cikaso sekitar Rp60.000.
Dengan demikian, total anggaran wisata sehari di kawasan Ujung Genteng dan sekitarnya diperkirakan berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per orang, di luar biaya transportasi menuju lokasi dan penginapan.
Perpaduan panorama alam yang masih terjaga dengan aktivitas konservasi menjadikan Pantai Pangumbahan sebagai destinasi yang layak dikunjungi. Pengalaman menyaksikan penyu bertelur secara langsung di habitat alaminya menjadi daya tarik yang jarang ditemukan di destinasi wisata pantai lainnya.***







