Dinas PU Kabupaten Sukabumi Targetkan Penuntasan Jalan Rusak pada 2026

- Admin

Senin, 3 November 2025 - 17:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dinas PU Sukabumi targetkan seluruh jalan rusak selesai diperbaiki pada 2026.

Dinas PU Sukabumi targetkan seluruh jalan rusak selesai diperbaiki pada 2026.

FORUM SUKABUMI – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menargetkan penanganan jalan rusak di wilayahnya rampung pada tahun 2026. Target tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya di sektor jalan.

Berdasarkan data Dinas PU, total panjang jalan dengan status kabupaten mencapai 1.424,36 kilometer. Dari jumlah tersebut, 572,16 kilometer dalam kondisi baik, 290,67 kilometer tergolong sedang, 54,05 kilometer rusak ringan, dan 507,48 kilometer rusak berat.

Kerusakan jaringan jalan itu tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi. Salah satunya di ruas Jalan Parungkuda–Parakansalak–Pakuwon–Bojongpari, yang sempat diperbaiki sementara pada Oktober lalu dengan metode tambal sulam menggunakan pasir dan batu atas inisiatif para kepala desa di Kecamatan Parakansalak.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menjelaskan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif masyarakat dan pemerintah desa untuk memperbaiki jalan secara swadaya. Namun, keterbatasan anggaran menyebabkan penanganan permanen belum bisa dilaksanakan tahun ini.

“In Syaa Allah, penanganan jalan rusak akan dituntaskan tahun depan. Ruas Parungkuda–Bojongpari menjadi salah satu prioritas kami,” ujar Uus Pirdaus, Senin (3/11/2025).

Ia menambahkan, inisiatif masyarakat melakukan perbaikan sementara jalan rusak diperbolehkan berdasarkan Permen PU Nomor 1 Tahun 2012 tentang Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Jalan. Meski demikian, setiap kegiatan pemeliharaan diharapkan tetap berkoordinasi dengan UPTD PU setempat agar pelaksanaan sesuai standar teknis.

“Kami apresiasi semangat warga memperbaiki jalan kabupaten secara swadaya. Namun, pendampingan dari tim teknis tetap diperlukan agar struktur jalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Dengan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Dinas PU, diharapkan kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi dapat membaik secara menyeluruh pada tahun 2026.***

Berita Terkait

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat
Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:54 WIB

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:43 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Berita Terbaru

Cisolok punya potensi besar dari wisata, geotermal, pertanian hingga perikanan.

Diskominfosan

Bukan Cuma Pantai, Cisolok Ternyata Punya Potensi Ekonomi Seluas Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:07 WIB