Disbudpora Sukabumi Data Penemuan Koin Kuno di Pantai Ujunggenteng

- Admin

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 19:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

FORUM SUKABUMI – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi melakukan pendataan dan pendokumentasian atas penemuan koin kuno di bagian timur Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, pada Sabtu (16/8/2025).

Tim dari bidang kebudayaan Disbudpora yang dipimpin Pamong Budaya Ahli Pertama, Geri Mulyawan Hidayat, turun langsung ke lokasi bersama Danpos AL Ujunggenteng serta personel Polisi Khusus Kementerian Kelautan dan Perikanan (Polsus KKP). Selain meninjau titik penemuan, tim juga mendatangi rumah nelayan yang pertama kali menemukan koin tersebut.

Nelayan bernama Supandi (40), warga Kampung Cipaku, Desa Ujunggenteng, mengisahkan awal penemuan tujuh koin kuno saat mencari umpan ikan pada Selasa (22/7/2025). “Saat ombak menyapu pasir, saya melihat benda mengkilap di antara pasir. Setelah saya ambil, ternyata itu koin. Ada tujuh buah hari itu,” ujarnya. Kabar penemuan itu kemudian cepat menyebar di kalangan nelayan.

Menurut Geri, hasil pendataan sementara menunjukkan sebagian koin yang ditemukan diperkirakan berasal dari periode tahun 1845 hingga 1920. Semua temuan telah dicatat dan didokumentasikan sebagai laporan awal yang akan diteruskan ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat.

“Kami ditugaskan langsung oleh Kepala Dinas Disbudpora untuk mendata dan mendokumentasikan penemuan ini. Koin-koin tersebut sangat mungkin memiliki nilai sejarah, sehingga laporan akan segera diteruskan ke Balai BPK Jawa Barat,” jelasnya.

Geri juga mengimbau masyarakat, khususnya di Kecamatan Ciracap, agar segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan benda yang diduga sebagai cagar budaya. “Pelaporan penting agar penanganan sesuai prosedur dan dapat dilestarikan demi kepentingan sejarah serta budaya,” pungkasnya.

Penemuan koin kuno ini dinilai membuka peluang adanya situs sejarah yang belum tergali di kawasan pesisir selatan Sukabumi. Disbudpora akan terus memantau perkembangan temuan bersama instansi terkait.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WIB