Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak

- Admin

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kemensos coret 7 juta penerima bansos, prioritaskan warga lebih berhak. | Instagram/gusipul_id

Kemensos coret 7 juta penerima bansos, prioritaskan warga lebih berhak. | Instagram/gusipul_id

FORUM SUKABUMI – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) telah mencoret 7 juta nama dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) nasional. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut Saifullah, aturan baru tersebut memicu perubahan sasaran penerima manfaat. Verifikasi lapangan atau ground check yang dilakukan Kemensos menemukan sejumlah warga yang sudah tidak layak lagi menerima bansos, salah satunya karena peningkatan kondisi ekonomi atau tidak memiliki identitas kependudukan yang valid.

“Hasil ground check, kita cek ke lapangan memang ada beberapa penerima manfaat yang memang tidak perlu lagi dapatkan bantuan iuran,” kata Saifullah kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Ia menambahkan, pemadanan data tunggal bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sekitar 7 juta orang harus dikeluarkan dari daftar. Namun, kuota tersebut akan dialihkan kepada warga yang lebih berhak.

“Jadi tidak dikurangi tujuh juta itu, dialihkan sasarannya kepada mereka yang lebih berhak,” tegasnya.

Tak hanya itu, Kemensos juga menyatakan tengah melakukan pembersihan terhadap rekening-rekening penerima bansos yang terindikasi aktif dalam aktivitas judi online (judol). Penerima yang terbukti terlibat praktik tersebut juga akan dihapus dari daftar bantuan sosial.***

Berita Terkait

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa
Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan
Menteri P2MI Jelaskan Dua Tugas Utama: Lindungi TKI dan Buka Peluang Kerja Global
Jokowi Klarifikasi Soal Kondisi Wajah: Bukan Sakit Serius, Hanya Alergi Cuaca
Prabowo Ambil Alih Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut, Keputusan Final Segera Diambil
Ekonomi Tak Adil dan Lemahnya Akses Hukum, Warga Miskin Masih Terpinggirkan
Viral! Pria Cianjur Ngaku Disiksa dan Salah Tangkap, Minta Tolong ke Dedi Mulyadi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:01 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:24 WIB

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:46 WIB

Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:30 WIB

Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:20 WIB

Menteri P2MI Jelaskan Dua Tugas Utama: Lindungi TKI dan Buka Peluang Kerja Global

Berita Terbaru

Ratusan warga semarakkan senam bersama KORMI di Palabuhanratu. Ketua DPRD Sukabumi dorong olahraga menjadi gaya hidup.

Parlemen

Ketua DPRD Sukabumi Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:17 WIB