Disbudpora Dorong Sinergi Budaya, Pariwisata, dan Kepemudaan dalam RPJMD 2025–2029

- Admin

Rabu, 14 Mei 2025 - 15:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disbudpora padukan budaya, pemuda, dan pariwisata untuk RPJMD 2025–2029.

Disbudpora padukan budaya, pemuda, dan pariwisata untuk RPJMD 2025–2029.

FORUM SUKABUMI – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mendorong sinergi antara sektor budaya, pariwisata, dan kepemudaan sebagai bagian penting dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menjelaskan bahwa arah kebijakan dalam RPJMD kali ini sangat sejalan dengan misi Disbudpora, khususnya dalam membentuk generasi muda yang produktif, melestarikan seni budaya daerah, serta mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal.

“Tiga elemen ini—budaya, pariwisata, dan kepemudaan—harus berjalan bersama untuk mendukung visi besar Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” ungkap Yudi usai mengikuti Musrenbang RPJMD di Grand Sulanjana, Rabu (14/5/2025).

Yudi menyoroti program prioritas seperti Pemuda Berkarya, Pariwisata Berdaya, dan Permata Suci, yang menurutnya akan menjadi ruang kolaboratif antara pemuda, komunitas seni, dan pelaku pariwisata lokal.

Disbudpora juga akan memperkuat peran pesantren dan komunitas budaya dalam membentuk ekosistem yang kreatif dan berkelanjutan.

“Kami dorong lahirnya gagasan kreatif dari pemuda yang bisa dikolaborasikan dengan budaya dan pariwisata daerah. Ini bukan sekadar pelestarian, tapi juga pemberdayaan,” tegasnya.

Sebagai bentuk nyata dari upaya tersebut, Disbudpora akan menginisiasi program peningkatan kapasitas generasi muda di bidang budaya dan pariwisata, termasuk dukungan terhadap event-event seni dan festival lokal yang melibatkan kalangan pemuda.

“RPJMD ini bukan hanya dokumen teknokratik, tapi juga arah kebijakan yang harus menyentuh sisi kemanusiaan, jati diri daerah, dan semangat generasi penerus,” tutup Yudi.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WIB