Verifikasi KKS 2025, Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Kabupaten Sehat

- Admin

Senin, 4 Agustus 2025 - 17:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bupati Asep Japar: KKS adalah gerakan hidup sehat, bukan sekadar administrasi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Bupati Asep Japar: KKS adalah gerakan hidup sehat, bukan sekadar administrasi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengikuti proses verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025 bersama Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara virtual.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah ini merupakan bagian dari rangkaian menuju penghargaan Swasti Saba Wistara, predikat tertinggi dalam program KKS.

Dalam sesi tersebut, Tim Verifikasi Pusat mendalami dokumen dan mendengarkan langsung pemaparan dari Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Asep Japar menekankan bahwa KKS bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan kolektif yang menanamkan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

“Kabupaten Sehat adalah manifestasi dari tekad bangsa untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat,” tegasnya.

Ia juga menjabarkan sejumlah upaya lintas sektor yang telah dijalankan, seperti penataan permukiman, pengembangan sekolah sehat, serta penguatan ketahanan pangan dan gizi. Semua langkah ini, kata Bupati, dilaksanakan melalui sinergi berbagai elemen dalam Forum Kabupaten Sehat.

Meski dihadapkan pada keterbatasan, Bupati memastikan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan perbaikan. “Verifikasi ini adalah momen refleksi dan evaluasi. Kami menyambut baik masukan dari tim pusat sebagai bahan peningkatan ke depan,” ujarnya.

Dari hasil verifikasi, program KKS di Kabupaten Sukabumi dinilai telah berjalan baik. Namun demikian, beberapa indikator masih perlu dilengkapi dari sisi dokumentasi pendukung.

“Kami akan segera menyempurnakan data yang belum lengkap demi penyelenggaraan program yang lebih optimal,” tutup Bupati.***

Berita Terkait

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru