UNESCO Terkesan, Desa Adat dan Masyarakat Jadi Sorotan dalam Revalidasi Geopark Ciletuh

- Admin

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Revalidasi CPUGGp 2025 ditutup, UNESCO sampaikan pujian atas sinergi dan komitmen masyarakat Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Revalidasi CPUGGp 2025 ditutup, UNESCO sampaikan pujian atas sinergi dan komitmen masyarakat Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Proses revalidasi Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) 2025 resmi berakhir dengan kesan positif mendalam dari tim evaluator UNESCO.

Dua asesor internasional, Mr. Bojan Rezun dari Slovenia dan Mr. Zhang Cheng Gong dari Tiongkok, menyampaikan apresiasi mereka dalam konferensi pers yang digelar di Aula Grand Inna Samudera Beach Hotel (GISBH), Palabuhanratu, Kamis malam (3/7).

Dalam pernyataannya, Mr. Bojan Rezun mengungkapkan kekagumannya terhadap keterlibatan aktif masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian kawasan geopark. Menurutnya, CPUGGp menawarkan pengalaman emosional yang unik dibandingkan geopark lain di dunia.

“Saya tidak hanya melihat kekayaan geologi yang luar biasa, tapi juga keterlibatan masyarakat yang sangat menginspirasi,” ujarnya.

Bojan menyoroti kunjungannya ke kasepuhan adat Sinaresmi sebagai salah satu momen paling berkesan. Ia menilai, komunitas adat tersebut berhasil menjaga harmoni dengan alam di tengah arus modernisasi global.

“Saya merasa benar-benar menyatu dengan alam saat berada di sana. Mereka bukan hanya hidup berdampingan dengan alam, tetapi juga merawatnya,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut, bukan pembangunan masif. Ia mendorong pengembangan berbasis pelestarian ekologi dan nilai-nilai budaya lokal.

“Potensi kawasan ini sangat penting, bukan hanya untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia,” tandasnya.

Sementara itu, Mr. Zhang Cheng Gong menilai proses revalidasi CPUGGp sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah evaluasi UNESCO.

“Tim BP CPUGGp menunjukkan kerja luar biasa dengan kolaborasi lintas sektor dan persiapan yang sangat matang,” ungkapnya.

Ketua Harian Badan Pengelola CPUGGp, Aat Suwanto, mengakui bahwa proses tahun ini berlangsung dalam kondisi menantang, terutama akibat bencana longsor dan persoalan aksesibilitas di beberapa wilayah. Namun, pihaknya tetap melanjutkan proses sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan geopark.

“Ini bukan tugas mudah, tapi dengan keberanian dan dukungan semua pihak, kami berhasil melaksanakannya,” kata Aat.

Penutupan revalidasi ini menjadi tonggak penting bagi kelanjutan status CPUGGp sebagai geopark kelas dunia, sekaligus menegaskan sinergi antara pelestarian lingkungan, budaya, dan pembangunan berkelanjutan.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat
Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Berita Terbaru