Tradisi Serentaun di Girijaya: Warisan Budaya yang Diharap Jadi Daya Tarik Global

- Admin

Senin, 7 Juli 2025 - 17:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Tradisi Sedekah Bumi di Kasepuhan Girijaya disambut hangat, Wabup dorong jadi ikon wisata budaya Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Tradisi Sedekah Bumi di Kasepuhan Girijaya disambut hangat, Wabup dorong jadi ikon wisata budaya Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Tradisi Bhakti Sedekah Bumi dalam rangka menyambut 1 Muharram 1447 H digelar dengan khidmat di Kasepuhan Girijaya, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Senin (7/7/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas.

Tradisi tahunan yang sarat nilai spiritual dan budaya tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Desa Girijaya sebagai desa adat yang dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini adalah kekayaan budaya yang luar biasa. Semoga Desa Girijaya dapat berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang bukan hanya indah secara alam, tapi juga kuat dalam melestarikan tradisi,” ujar Wabup Andreas.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan desa wisata di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi agar mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal.

Acara Bhakti Sedekah Bumi terbukti menjadi daya magnet bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal secara langsung. Wabup pun menyatakan bahwa wilayah seperti Desa Girijaya memiliki potensi besar dalam mendukung visi Sukabumi sebagai daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarokah).

Kepala Desa Girijaya, Dindin Saripudin, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pelaksanaan tradisi Serentaun yang kental dengan nilai gotong royong dan kebersamaan ini.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk terus menjaga nilai-nilai kebudayaan yang menjadi jati diri kita. Semoga Sukabumi semakin maju dan berbudaya,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WIB