Perkuat Ekonomi Lokal, Kecamatan Pabuaran Genjot UMKM, Pariwisata, dan Pertanian Desa

- Admin

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mendorong desa-desa di wilayahnya untuk berkembang dan mandiri melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan pariwisata, serta optimalisasi potensi pertanian.

Camat Pabuaran, Ali Murtado, menegaskan bahwa potensi desa harus dikelola menjadi kekuatan ekonomi nyata bagi masyarakat. Ia menyebutkan, desa memiliki kekayaan besar mulai dari sumber daya alam, budaya lokal, hingga kreativitas warga.

“Desa tidak boleh hanya menjadi penonton. Potensi yang ada harus diolah agar memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (1/4/2026).

Dalam upaya pembinaan, Kecamatan Pabuaran menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya membuka akses permodalan bagi pelaku usaha desa. Pemerintah kecamatan memfasilitasi koneksi antara UMKM dengan lembaga keuangan, baik perbankan maupun melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDesma.

Selain itu, peningkatan keterampilan bisnis juga menjadi fokus utama. Pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan pelatihan manajemen usaha, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran kepada pelaku UMKM, sektor pariwisata, dan pertanian.

Menurut Ali, kemampuan bisnis menjadi kunci agar pelaku usaha tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memasarkan produknya secara efektif. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM desa.

“Internet saat ini menjadi kebutuhan utama UMKM desa. Dengan digitalisasi, promosi bisa dilakukan lebih luas dan menembus pasar di luar daerah,” jelasnya.

Di sisi lain, penguatan infrastruktur desa juga menjadi perhatian. Pembangunan ekonomi dinilai tidak akan optimal tanpa dukungan sarana seperti jalan, transportasi, dan jaringan internet yang memadai.

Kecamatan Pabuaran turut mendorong penguatan jejaring antarpelaku usaha melalui pembentukan koperasi atau keanggotaan dalam Koperasi Desa Merah Putih. Dengan jejaring yang kuat, pelaku UMKM diharapkan dapat saling berbagi pengalaman dan memperluas pasar.

Dalam aspek pemasaran, pemerintah kecamatan mengarahkan desa untuk memanfaatkan media sosial, marketplace, dan berbagai platform digital guna memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.

Selain itu, kecamatan juga berperan sebagai mediator antara desa dengan pihak swasta dan investor. Langkah awal dilakukan dengan memetakan potensi unggulan desa di sektor UMKM, pertanian, dan pariwisata untuk kemudian ditawarkan kepada pihak yang berminat berinvestasi.

“Kami menjembatani desa dengan pihak swasta atau investor, sekaligus membantu proses perizinan dan administrasi agar kerja sama berjalan sesuai aturan dan berpihak pada masyarakat,” tegas Ali.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan akses permodalan, keterampilan bisnis yang belum merata, serta infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai. Untuk itu, Kecamatan Pabuaran mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan pendampingan berkelanjutan.

“Harapan kami, desa tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan mandiri. Jika ekonomi desa kuat, kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Hanya Rp12 Juta, Tugu Layur Jadi Wajah Baru dan Penggerak Ekonomi Palabuhanratu

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:00 WIB

Hanya Rp12 Juta, Tugu Layur Jadi Wajah Baru dan Penggerak Ekonomi Palabuhanratu

Rabu, 1 April 2026 - 16:46 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, Kecamatan Pabuaran Genjot UMKM, Pariwisata, dan Pertanian Desa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!