Isu Pungli hingga Jaminan Sosial, HMI Desak DPRD Awasi Ketenagakerjaan di PT. Paiho

- Admin

Senin, 19 Mei 2025 - 17:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

DPRD Sukabumi terima aspirasi HMI soal pelanggaran ketenagakerjaan di PT. Paiho. | Dok. Humas DPRD

DPRD Sukabumi terima aspirasi HMI soal pelanggaran ketenagakerjaan di PT. Paiho. | Dok. Humas DPRD

FORUM SUKABUMI — Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menerima aspirasi dari massa aksi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi pada Senin (19/5). Aksi tersebut mengangkat isu ketenagakerjaan yang terjadi di PT. Paiho Indonesia.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, SH, bersama anggota Komisi IV yakni Ruslan Abdul Hakim, Rika Yulistina, Rahma Sakura Ramkar, dan Syarif Hidayat, hadir langsung untuk menemui para pengunjuk rasa.

Dalam orasinya, HMI Cabang Sukabumi menyuarakan berbagai tuntutan, di antaranya terkait lemahnya pengawasan DPRD terhadap PT. Paiho, khususnya mengenai status hubungan kerja, kepastian jaminan sosial bagi karyawan, hingga dugaan praktik pungutan liar dalam proses ketenagakerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Ferry Supriyadi menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas penundaan audiensi sebelumnya yang sempat dijadwalkan.

Penundaan itu, menurut Ferry, terjadi karena adanya permintaan dari pimpinan DPRD untuk mendahulukan audiensi dengan pihak lain.

Ferry juga menjelaskan bahwa isu-isu yang diangkat HMI sejalan dengan temuan Komisi IV dalam pengawasan yang telah dilakukan. Temuan tersebut antara lain:

Praktik kerja borongan/alih daya: Beberapa perusahaan mitra PT. Paiho teridentifikasi tidak berbadan hukum perseroan terbatas (PT), melainkan hanya berbentuk CV.

Pungutan liar: Diduga terjadi pungli dalam proses rekrutmen atau selama masa kerja.

Jaminan sosial: Masih terdapat perusahaan yang mendaftarkan pekerjanya sebagai penerima bantuan iuran (PBI) BPJS, padahal seharusnya mendapat jaminan dari pemberi kerja.

Ferry menegaskan bahwa Komisi IV telah mulai melakukan penertiban sejak November 2024. Namun, proses ini tidak bisa dilakukan secara cepat mengingat jumlah perusahaan di Kabupaten Sukabumi yang mencapai 5.600 dan terbatasnya jumlah anggota pengawas.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal dan mengoptimalkan pengawasan agar tidak ada lagi perusahaan yang memanfaatkan fasilitas negara secara tidak semestinya dan merugikan pekerja,” tegas Ferry.

Ia berharap sinergi antara DPRD, mahasiswa, dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian persoalan ketenagakerjaan yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026
Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Junajah Jajah Nurdiansyah Resmi Bertugas di Komisi I
Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda APBD 2025
F-PKB DPRD Sukabumi: Opini WTP Harus Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Senin, 20 Juli 2026 - 15:59 WIB

Kepengurusan Baru KORMI Dikukuhkan, DPRD Titip Harapan Besar untuk Olahraga Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:02 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Dukung Syukuran Nelayan Desa Ciwaru ke-69 Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Ketua DPRD Sukabumi Pastikan Aspirasi HMI Dikawal hingga Pemerintah Pusat

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru