Geopark Ciletuh Mendunia: Evaluator Tiongkok dan Slovenia Apresiasi Kinerja Sukabumi

- Admin

Senin, 30 Juni 2025 - 16:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Evaluator UNESCO puji kemajuan CPUGGp, Pemkab Sukabumi optimis raih green card. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Evaluator UNESCO puji kemajuan CPUGGp, Pemkab Sukabumi optimis raih green card. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp) asal Tiongkok dan Slovenia memberikan apresiasi tinggi atas upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memenuhi rekomendasi terkait pengelolaan Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).

Dalam kunjungannya ke Pendopo Sukabumi, Senin (30/6/2025), Zhang Chenggong dari Tiongkok mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan yang telah dicapai oleh Pemkab Sukabumi. Dari 18 rekomendasi saat revalidasi pertama, kini tersisa hanya tiga rekomendasi.

“Sudah banyak yang dilakukan. Upaya besar telah dilaksanakan. Ini warisan geologi yang luar biasa,” ujar Zhang. Ia menekankan bahwa tidak ada geopark yang sempurna, dan evaluasi ini bertujuan untuk peningkatan, bukan penilaian semata. “Setelah visitasi, kita akan berdiskusi agar geopark ini lebih baik lagi,” tambahnya.

Senada dengan Zhang, evaluator asal Slovenia, Bojan Rezun, juga menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya terhadap CPUGGp. Ia menyatakan akan menghabiskan waktu 3 hingga 4 hari ke depan untuk menjelajahi keindahan kawasan tersebut.

“Semoga kami bisa terus mendampingi pengembangan geopark ini di masa mendatang,” ungkap Bojan.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa CPUGGp merupakan kebanggaan masyarakat Sukabumi dan Palabuhanratu sejak ditetapkan sebagai anggota UGGp pada 17 April 2018.

“Pemerintah terus mengagendakan pembangunan di kawasan geopark, mencakup infrastruktur, ekonomi, dan SDM, dengan tetap menjaga keberagaman hayati, geologi, dan budaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan CPUGGp selaras dengan misi daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan berbasis agroindustri dan pariwisata. Kolaborasi unsur pentahelix juga menjadi kunci dalam memenuhi rekomendasi UNESCO.

“Semoga revalidasi berjalan lancar dan CPUGGp kembali meraih green card,” pungkas Bupati Asep.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WIB