FGD Keluarga SIGAP: Sukabumi Mantapkan Peran Keluarga sebagai Garda Terdepan Kesehatan

- Admin

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FGD Keluarga SIGAP bahas strategi dan solusi tingkatkan kesehatan baduta berbasis dana desa di Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

FGD Keluarga SIGAP bahas strategi dan solusi tingkatkan kesehatan baduta berbasis dana desa di Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna membahas keberlanjutan Program Keluarga SIGAP (Siaga Dukung Kesehatan Siap Hadapi Masa Depan) melalui pemanfaatan dana desa. Kegiatan ini berlangsung di Kota Sukabumi pada Selasa, 22 Juli 2025.

Program Keluarga SIGAP dirancang untuk melindungi anak usia bawah dua tahun (baduta) dari penyakit yang dapat dicegah, melalui tiga intervensi utama: imunisasi rutin lengkap, cuci tangan pakai sabun, serta pemberian makanan bergizi dan camilan sehat sesuai usia.

FGD dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Gavi, Unilever Lifebuoy, WPPMedia, Inke Maris, serta Kementerian Kesehatan dan Kementerian Desa. Hadir pula Sappe M.P. Sirait, Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Kemendes, dan Kepala Desa Kota Batu, Ratna Wulansari.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan. “Keluarga SIGAP mengusung semangat menjadikan keluarga sebagai pelaku utama dalam menghadapi tantangan kesehatan,” ujarnya.

Program ini telah dilaksanakan sejak April 2025 di 42 puskesmas dan 284 desa di Kabupaten Sukabumi. Pendekatan yang digunakan mengedepankan peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas keluarga dalam menjaga kesehatan.

Sebelum FGD, peserta menyambangi Kelas Ibu Baduta di beberapa posyandu wilayah Puskesmas Karawang, seperti Posyandu Koki, Salem, dan Mas di Desa Sukajaya. Alia Poonawala dari Gavi, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme kader dan ibu-ibu peserta kelas. “Saya sangat terinspirasi melihat semangat luar biasa dari para ibu dan kader,” tuturnya.

Diskusi intensif dalam FGD berfokus pada strategi lapangan dan solusi implementatif agar Program Keluarga SIGAP dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi kesehatan keluarga di Sukabumi.***

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur
Jembatan Gantung Prima Jantake Diresmikan, Bupati Sukabumi Dorong Akses dan Perekonomian Warga
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Gelar Upacara dan Sampaikan Amanat Presiden
Bupati Sukabumi Kukuhkan Sekda dan Lantik 95 ASN, Tegaskan Sistem Merit Jadi Dasar Pengembangan Karier
Pemkab Sukabumi Sosialisasikan Program BEREHAN untuk Perkuat Ekonomi Daerah dan Peternak Lokal

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:48 WIB

Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:03 WIB

Jembatan Gantung Prima Jantake Diresmikan, Bupati Sukabumi Dorong Akses dan Perekonomian Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:26 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Gelar Upacara dan Sampaikan Amanat Presiden

Berita Terbaru

error: Content is protected !!