DPRD Sukabumi Kawal 30 Usulan Prioritas dalam Musrenbang Palabuhanratu, Ini Sektor Utamanya

- Admin

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Musrenbang Palabuhanratu prioritaskan 30 usulan warga, mayoritas infrastruktur. | Istimewa

Musrenbang Palabuhanratu prioritaskan 30 usulan warga, mayoritas infrastruktur. | Istimewa

FORUM SUKABUMI – Sebanyak 30 usulan masyarakat ditetapkan sebagai prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Palabuhanratu yang digelar pada Kamis (13/2/2025).

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Rika Yulistina, menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan program pemerintah daerah.

“Aspirasi warga harus dikawal. Usulan mereka bukan sekadar keinginan, tetapi kebutuhan nyata. Jika bisa diakomodasi Pemda, pembangunan akan tepat sasaran,” ujar Rika dalam forum yang berlangsung di Aula Kecamatan Palabuhanratu.

Musrenbang kecamatan merupakan wadah tahunan bagi para pemangku kepentingan untuk menyepakati prioritas pembangunan dari desa dan kelurahan sebagai dasar penyusunan rencana kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun berikutnya.

Dalam pertemuan tersebut, dari total 123 usulan yang diajukan masyarakat, 30 di antaranya dipilih sebagai prioritas, dengan dominasi kebutuhan di sektor infrastruktur.

“Sebagian besar usulan berkaitan dengan irigasi dan Tembok Penahan Tanah (TPT). Usulan ini akan diteruskan ke Dinas PU, Perkim, dan dinas terkait lainnya,” ungkap Camat Palabuhanratu, Deni Yudono.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam musyawarah ini.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi sekolah rusak, dan puskesmas yang terdampak bencana harus segera diperbaiki,” tegas Deni.

Musrenbang Kecamatan Palabuhanratu dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk anggota DPRD Rika Yulistina, Hamzah, Jajah, dan Leni, serta perwakilan DPMD, BPKAD, sembilan kepala desa atau perwakilan, dan satu lurah setempat.***

Berita Terkait

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru