Disbudpora Sukabumi Tegaskan Komitmen Lestarikan Tradisi Lewat Upacara Adat

- Admin

Kamis, 17 April 2025 - 20:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disbudpora Sukabumi lestarikan budaya lewat upacara adat Hari Nelayan. | Istimewa

Disbudpora Sukabumi lestarikan budaya lewat upacara adat Hari Nelayan. | Istimewa

FORUM SUKABUMI – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya daerah, terutama melalui pelaksanaan upacara adat sebagai bentuk nyata pelestarian tradisi.

Hal itu disampaikan oleh Rudi Salim, Staf Bidang Kebudayaan Disbudpora, yang mewakili Kepala Bidang saat memberikan keterangan kepada media. Ia menyebutkan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga kesinambungan ritus adat sebagai warisan budaya daerah.

“Kegiatan seperti Wagus Ajia memang dulu sempat rutin digelar, tapi kini kami hanya berperan dalam pelaksanaan upacara adatnya saja,” ujar Rudi.

Dalam perayaan Hari Nelayan yang digelar di Palabuhanratu dan beberapa wilayah lain, Disbudpora berperan aktif sebagai penyelenggara upacara adat, sesuai dengan kewenangan yang diemban.

“Sumbangsih kami terfokus pada pelaksanaan upacara adat, karena memang itu yang menjadi leading sektor kami,” tambahnya.

Rudi juga menyampaikan bahwa masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan adat.

“Setiap upacara adat dalam rangka syukuran Hari Nelayan selalu disambut hangat. Tradisi ini masih sangat diharapkan oleh warga,” tuturnya.

Mengenai agenda lain dalam rangkaian peringatan Hari Nelayan tahun ini, Disbudpora belum mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Kami hanya bertugas pada pelaksanaan upacara adat. Informasi lainnya ada di panitia pelaksana,” pungkas Rudi.

Meski begitu, Disbudpora tetap mendukung seluruh rangkaian kegiatan Hari Nelayan sebagai bentuk sinergi pelestarian budaya daerah.***

Berita Terkait

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:54 WIB

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:34 WIB

KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama

Berita Terbaru

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:38 WIB

Cisolok punya potensi besar dari wisata, geotermal, pertanian hingga perikanan.

Diskominfosan

Bukan Cuma Pantai, Cisolok Ternyata Punya Potensi Ekonomi Seluas Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:07 WIB