Disbudpora Sukabumi dukung penuh pelestarian budaya lewat Seren Taun ke-657 Kasepuhan Gelar Alam.

- Admin

Minggu, 5 Oktober 2025 - 19:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disbudpora Kabupaten Sukabumi Dukung Penuh Perayaan Seren Taun ke-657 Kasepuhan Gelar Alam

Disbudpora Kabupaten Sukabumi Dukung Penuh Perayaan Seren Taun ke-657 Kasepuhan Gelar Alam

FORUM SUKABUMI – Dinas Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Seren Taun ke-657 Kasepuhan Gelar Alam yang digelar di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, pada Minggu (5/10/2025).

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab dalam melindungi, membina, memanfaatkan, serta melestarikan budaya daerah. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan potensi budaya sebagai kekayaan yang tak ternilai.

“Tentu kami mendukung kegiatan ini sesuai dengan visi misi pimpinan, yakni Bupati Sukabumi, untuk kemajuan daerah. Kami berharap kerja sama dengan Kasepuhan Gelar Alam, Cipta Mulya, Sinar Resmi, dan Cipta Rasa terus terjalin dengan baik. Dukungan dari Disbudpora cukup banyak, mulai dari pelestarian kebudayaan, pengembangan seni lokal, hingga bantuan sarana dan prasarana yang dapat memperkuat keberlangsungan kasepuhan,” ujar Yudi.

Ia menambahkan bahwa Seren Taun merupakan simbol penting pelestarian nilai-nilai budaya dan tradisi leluhur masyarakat kasepuhan. Kegiatan adat tahunan ini menjadi momentum refleksi bagi masyarakat untuk menjaga hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Yudi juga mengungkapkan bahwa Seren Taun telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Tak Benda (WTB) milik Kabupaten Sukabumi. Hingga kini, terdapat delapan WTB yang diakui pemerintah pusat, dan tiga di antaranya berasal dari Kasepuhan Gelar Alam.

“Insya Allah sudah ada delapan warisan tak benda yang disahkan pemerintah. Besok kami akan mengikuti sidang WTB di Jakarta untuk tiga jenis kebudayaan dari Kasepuhan Gelar Alam ini,” pungkasnya.

Perayaan Seren Taun menjadi bukti kuat bahwa budaya kasepuhan masih hidup dan terus diwariskan lintas generasi sebagai identitas masyarakat Sunda di Kabupaten Sukabumi.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat
Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Berita Terbaru