Deputi Kemenko PMK Apresiasi Capaian Indeks Kerukunan Kabupaten Sukabumi

- Admin

Selasa, 30 September 2025 - 13:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kemenko PMK puji capaian Indeks Kerukunan Sukabumi. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Kemenko PMK puji capaian Indeks Kerukunan Sukabumi. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapat pujian dari Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jatidiri Bangsa Kementerian Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Prof. Warsito, saat berkunjung ke Sukabumi, Selasa, 30 September 2025.

Pujian itu terkait capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sukabumi yang berada di atas rata-rata nasional.

“Harus banyak belajar ke Sukabumi. Capaian indeks kerukunan di Sukabumi ini membanggakan secara nasional,” kata Prof. Warsito saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Karakter dan Kerukunan Umat Beragama untuk SDM Pendidikan di Pendopo Sukabumi.

Ia mengakui pernah terjadi insiden di daerah tersebut, namun menilai penanganannya berjalan sigap. Menurutnya, solusi utama adalah musyawarah yang dipadu dengan toleransi, kerja sama, dan kesetaraan dalam berkomunikasi.

“Solusinya ialah musyawarah. Hal itu ditambah dengan toleransi, kerjasama, dan kesetaraan berbicara. Kabupaten Sukabumi pun harus berbangga hati dengan adanya istilah silih asih, silih asah, dan silih asuh yang benar-benar dipraktikkan,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut, Deputi Warsito juga meminta masukan langsung dari para tokoh setempat—termasuk tokoh agama dan adat—sebagai umpan balik untuk penguatan kerukunan.

Menanggapi hal itu, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menegaskan bahwa musyawarah menjadi kunci utama setiap penanganan isu di daerah. Ia menambahkan bahwa upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.

“Kami kolaborasi dengan lintas sektor untuk mengantisipasi berbagai hal. Seperti dengan FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat,” pungkas H. Ade Suryaman.***

Berita Terkait

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:54 WIB

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:34 WIB

KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama

Berita Terbaru

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:38 WIB

Cisolok punya potensi besar dari wisata, geotermal, pertanian hingga perikanan.

Diskominfosan

Bukan Cuma Pantai, Cisolok Ternyata Punya Potensi Ekonomi Seluas Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:07 WIB