Bupati Sukabumi Sambut Proyek Irigasi Baru: Awal Perubahan Besar bagi Petani

- Admin

Selasa, 22 Juli 2025 - 18:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kasad, Gubernur Jabar, dan Bupati resmikan irigasi Ciracap untuk tingkatkan panen petani. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Kasad, Gubernur Jabar, dan Bupati resmikan irigasi Ciracap untuk tingkatkan panen petani. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI — Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Sukabumi H. Asep Japar, meresmikan sistem pengairan pertanian di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/7/2025).

Proyek irigasi ini akan mengairi lahan pertanian seluas 424 hektare yang sebelumnya hanya mengandalkan hujan. Menurut Jenderal Maruli, ketersediaan air yang stabil berpotensi meningkatkan frekuensi panen dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali setahun.

“Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap ketahanan pangan nasional. Kami juga berdiskusi dengan Gubernur Jabar dan Bulog agar proyek ini menjadi percontohan nasional,” ungkapnya.

Kasad menambahkan, dalam tiga tahun terakhir, TNI AD telah membangun lebih dari 300 titik akses air bersih di Jawa Barat melalui sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan CSR. Program pembangunan ini akan terus diperluas, mencakup juga sarana pendidikan dasar di pedesaan.

Jawa Barat dinilai sebagai provinsi prioritas karena adanya dukungan langsung dari pemimpin daerah. “Pak Gubernur satu-satunya yang datang langsung, berdiskusi, dan membawa solusi nyata,” kata Maruli.

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan target penyelesaian seluruh sawah tadah hujan di Jabar dalam dua tahun. Ia menegaskan bahwa sistem pengairan memadai adalah pondasi utama dalam mengembangkan ekonomi berbasis pertanian.

“Saya sudah meminta proyek serupa diterapkan di wilayah lain. Selain irigasi pertanian, kami juga menargetkan pembangunan 1.000 titik air bersih untuk masyarakat,” tuturnya.

Dedi menyoroti ironi masih adanya desa kesulitan air bersih di provinsi yang banyak memakai nama tempat dengan unsur kata cai (air). “Ini ironi yang harus segera diatasi,” ujarnya.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyambut baik proyek ini dan optimistis petani di Ciracap akan mampu meningkatkan hasil panen hingga tiga atau empat kali dalam setahun.

“Ini awal perubahan besar bagi petani kami. Semoga ke depan masyarakat semakin sejahtera dan Sukabumi terus melaju,” ucapnya.

Setelah peresmian, Bupati melanjutkan kegiatan Gerakan Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Jaya di Kampung Ciburial, Desa Pangumbahan.***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat
Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:22 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:29 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:15 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Berita Terbaru