Bupati Sukabumi dan Forkopimda Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2025, Pemerintah Pusat Tekankan Percepatan Belanja Daerah

- Admin

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sukabumi ikut rakor nasional bahas pengendalian inflasi dan percepatan belanja daerah bersama Mendagri dan Menkeu. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Bupati Sukabumi ikut rakor nasional bahas pengendalian inflasi dan percepatan belanja daerah bersama Mendagri dan Menkeu. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Sekretaris Daerah Ade Suryaman dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2025 secara virtual dari Command Center Setda Palabuhanratu, Senin (20/10/2025).

Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersebut menyoroti pentingnya percepatan realisasi belanja daerah guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan agar pemerintah daerah tidak menunda realisasi anggaran. Ia mengingatkan bahwa dana yang tidak dibelanjakan akan berdampak negatif terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kalau uangnya hanya disimpan di kas daerah, dampaknya tidak terasa bagi masyarakat. Belanjakan sesuai perencanaan, jangan menumpuk di rekening daerah,” ujarnya.

Kemendagri juga mendorong percepatan penyiapan petunjuk teknis Dana Alokasi Khusus (DAK) agar program-program pembangunan segera berjalan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan bahwa perekonomian nasional tumbuh stabil sebesar 5,2 persen pada kuartal kedua 2025, tertinggi di antara sebagian besar negara G20. Inflasi nasional tercatat terkendali di angka 2,65 persen, menunjukkan daya beli masyarakat tetap kuat.

Menkeu menekankan pentingnya peran pemerintah daerah agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin di tingkat nasional, namun juga dirasakan masyarakat di tingkat lokal.

“Peran pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan masyarakat di bawah. Jadi, kalau ada anggaran, segera belanjakan sesuai desain APBD,” tegasnya.

Dalam paparan regional, Pulau Jawa tercatat sebagai penyumbang terbesar perekonomian nasional dengan pangsa 56,9 persen, ditopang oleh sektor pengolahan. Pertumbuhan wilayah Sumatera dan Kalimantan juga positif, terutama dari sektor pertanian dan perdagangan.

Secara keseluruhan, tren inflasi daerah dinilai terkendali. Dari 38 provinsi, 30 di antaranya mencatat inflasi positif, sementara hanya Maluku Utara yang mengalami sedikit deflasi.***

Berita Terkait

Produksi Padi dan Jagung Sukabumi Lampaui Target, Varietas Lokal Padi Terbanyak Nasional
Sukabumi Raih Peringkat Dua Nasional dalam Peningkatan Produksi Pangan 2025
Sinergi TNI dan Pemkab Sukabumi, TMMD ke-127 Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa
Bupati Sukabumi Resmikan Sejumlah Infrastruktur untuk Optimalkan Pelayanan Publik
Silaturahmi dan Pembinaan Atlet Warnai Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026
Ahmad Firdaus Resmi Pimpin PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi Periode 2025-2029
Kelurahan Palabuhanratu Resmikan Tugu Ikan Layur sebagai Ikon dan Penanda Wilayah
Masjid Al-Walidain Panyindangan Resmi Digunakan, Bupati Sukabumi Ajak Warga Makmurkan Masjid

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:28 WIB

Produksi Padi dan Jagung Sukabumi Lampaui Target, Varietas Lokal Padi Terbanyak Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:26 WIB

Sukabumi Raih Peringkat Dua Nasional dalam Peningkatan Produksi Pangan 2025

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

Sinergi TNI dan Pemkab Sukabumi, TMMD ke-127 Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 17:49 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Sejumlah Infrastruktur untuk Optimalkan Pelayanan Publik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:06 WIB

Silaturahmi dan Pembinaan Atlet Warnai Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!