Antisipasi Bahaya, Petugas Gabungan Tebang Pohon Ketapang di Jalan Bhayangkara

- Admin

Rabu, 5 Maret 2025 - 23:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Petugas gabungan tebang pohon lapuk di Jalan Bhayangkara untuk cegah risiko tumbang dan kecelakaan. | Istimewa

Petugas gabungan tebang pohon lapuk di Jalan Bhayangkara untuk cegah risiko tumbang dan kecelakaan. | Istimewa

FORUM SUKABUMI – Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, perangkat Kecamatan Palabuhanratu, serta unsur TNI dan Polri, melakukan penebangan pohon ketapang di Jalan Bhayangkara, Palabuhanratu, Selasa (5/3/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi potensi tumbangnya pohon yang sudah lapuk, demi mencegah terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan.

Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, menjelaskan bahwa penebangan dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat yang khawatir terhadap kondisi pohon tersebut.

“Kemarin kami menerima laporan bahwa ada pohon di Jalan Bhayangkara yang sewaktu-waktu bisa tumbang. Antisipasinya, pohon kita tebang dengan melibatkan unsur lain,” ujarnya.

Menurut Deni, kondisi pohon yang sudah lapuk dinilai berisiko tumbang, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Oleh karena itu, langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan masyarakat serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Petugas Disperkim Kabupaten Sukabumi, Agus Doang, mengonfirmasi bahwa pohon tersebut sudah mati dan berpotensi roboh jika dibiarkan. “Alhamdulillah, proses penebangan tidak rumit.

Kami dibantu petugas dari instansi vertikal. Langkah cepat ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas di Jalan Bhayangkara,” ungkapnya.

Meski pohon telah ditebang, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, terutama ketika terjadi angin kencang.

“Utamakan kewaspadaan terhadap potensi bahaya pohon tumbang secara tiba-tiba. Keselamatan adalah yang utama bagi pengendara maupun pejalan kaki,” tambah Agus.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WIB