Optimalisasi PAD Jadi Fokus Pemkab Sukabumi untuk Percepat Pembangunan Daerah

- Admin

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemkab Sukabumi perkuat sinergi kewilayahan untuk mengoptimalkan PAD dan mempercepat pembangunan daerah. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemkab Sukabumi perkuat sinergi kewilayahan untuk mengoptimalkan PAD dan mempercepat pembangunan daerah. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu fondasi utama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur kewilayahan untuk memetakan berbagai potensi pendapatan yang belum tergarap secara maksimal.

Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Optimalisasi Peningkatan PAD Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.

Rapat dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Kepala Bapenda Herdy Somantri, para camat, sekretaris kecamatan, serta Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantib) se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri menegaskan bahwa potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Sukabumi seharusnya dapat berkontribusi lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.

Menurutnya, visi Sukabumi Mubarakah hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh perangkat daerah dalam menggali dan meningkatkan pendapatan daerah. Ia menilai sektor agrobisnis dan pariwisata masih menjadi sumber potensi PAD yang perlu dioptimalkan.

Untuk itu, Bapenda meminta jajaran kecamatan, khususnya Kasi Trantib, melakukan pendataan lapangan terkait keberadaan perusahaan, objek dan subjek pajak, hingga batas lahan yang berpotensi menjadi sumber penerimaan daerah.

Selain pendataan, Bapenda juga mendorong sosialisasi berbagai program perpajakan kepada masyarakat, termasuk kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta program unggulan Pastel Isi (Pasar Pelayanan Pajak Teladan dan Terintegrasi).

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar meminta seluruh aparatur kewilayahan menyampaikan data dan informasi potensi daerah secara terbuka dan akurat guna mendukung peningkatan PAD.

Menurutnya, keterbukaan data sangat penting untuk memperkuat pembangunan Kabupaten Sukabumi. Ia juga mengingatkan agar masyarakat maupun investor yang mengurus perizinan diarahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Bupati meminta para camat memperkuat pengawasan internal dan berperan aktif dalam mendukung terwujudnya visi Sukabumi Mubarakah. Bahkan, dirinya menyatakan siap turun langsung memantau data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tingkat kecamatan maupun desa apabila diperlukan.

Di sisi lain, Wakil Bupati Sukabumi Andreas menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi antara kecamatan, dinas perizinan, pemerintah desa, dan kelurahan untuk memetakan potensi PAD secara lebih rinci.

Menurutnya, pendataan yang akurat akan membantu pemerintah daerah mengetahui kondisi wajib pajak secara menyeluruh, termasuk perusahaan yang masih aktif maupun yang telah berhenti beroperasi.

Ia berharap setiap camat mampu menghadirkan inovasi dalam menggali potensi daerah sehingga PAD terus meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.***

Berita Terkait

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat
Ngalongok Dulur di Lembur, Disperkim Sukabumi Dorong Bantuan Hunian bagi Masyarakat
Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Disperkim Sukabumi Perkuat Penanganan Hunian Warga Terdampak Bencana
Bupati dan DPRD Kabupaten Sukabumi Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026
Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-156 Jadi Momentum Lanjutkan Pembangunan Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Kamis, 24 September 2026 - 17:34 WIB

Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 17:12 WIB

Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 16:12 WIB

Ngalongok Dulur di Lembur, Disperkim Sukabumi Dorong Bantuan Hunian bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Berita Terbaru

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan perkuat kolaborasi untuk jaminan kesehatan masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:12 WIB

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:38 WIB