Dari Kapulaga hingga Seren Taun, Desa Adat Sirnaresmi Tampil sebagai Ikon Wisata

- Admin

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sirnaresmi, desa adat Sukabumi dengan potensi pertanian dan wisata budaya.

i

Sirnaresmi, desa adat Sukabumi dengan potensi pertanian dan wisata budaya.

FORUM SUKABUMI – Desa Sirnaresmi di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali menarik perhatian publik berkat kekayaan potensi alam, budaya, serta ekonomi kreatif yang terus berkembang. Desa ini juga dikenal sebagai lokasi Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, sebuah komunitas adat Sunda yang konsisten menjaga tradisi leluhur, baik dalam sistem pertanian maupun kehidupan sosial.

Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Komoditas kapulaga kini menjadi unggulan utama karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan komoditas lain seperti cengkeh. Keberhasilan ini didukung oleh akses langsung petani kepada pengepul dan eksportir, sehingga harga relatif lebih stabil. Selain kapulaga, warga juga mengembangkan beragam produk pertanian lain yang mampu memberikan kontribusi pendapatan bulanan secara optimal.

Di sektor pariwisata, Desa Sirnaresmi dikenal sebagai pusat pelestarian budaya Sunda. Tradisi Seren Taun menjadi daya tarik utama yang rutin digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen. Kegiatan ini menarik kunjungan wisatawan domestik hingga mancanegara. Letak desa yang berada di jalur nasional simpang tiga Panggleseran turut mendukung posisinya sebagai destinasi wisata budaya sekaligus pusat aktivitas perdagangan tradisional.

Perkembangan ekonomi kreatif juga terlihat melalui aktivitas UMKM lokal. Masyarakat mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, termasuk kerajinan tangan dan kuliner khas daerah. Dukungan dari kalangan akademisi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) membantu meningkatkan kapasitas pelaku usaha, terutama dalam aspek branding dan pemasaran digital.

Secara geografis, Desa Sirnaresmi memiliki luas wilayah sekitar 650 hektare dengan kontur berupa dataran dan lereng perbukitan pada ketinggian 400–500 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi, jumlah penduduk menunjukkan tren pertumbuhan yang relatif stabil. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani dan buruh tani, meskipun terdapat pula profesi lain seperti pedagang, aparatur sipil negara, hingga sektor jasa.

Meski memiliki potensi besar, desa ini masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya fluktuasi harga komoditas, keterbatasan akses pasar, serta tekanan modernisasi terhadap kelestarian adat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat infrastruktur, memperluas akses pasar, serta meningkatkan promosi wisata berbasis digital.

Pendampingan terhadap UMKM juga menjadi langkah penting agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan kolaborasi berbagai pihak, Desa Sirnaresmi dinilai berpotensi menjadi ikon wisata budaya dan pertanian unggulan di Sukabumi, sekaligus contoh desa adat yang mampu beradaptasi di tengah perkembangan zaman.***

Berita Terkait

LPEI Libatkan 147 Desa di Sukabumi, Jahe Gajah Disiapkan Tembus Pasar Global
Hanya Rp12 Juta, Tugu Layur Jadi Wajah Baru dan Penggerak Ekonomi Palabuhanratu
Perkuat Ekonomi Lokal, Kecamatan Pabuaran Genjot UMKM, Pariwisata, dan Pertanian Desa

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:01 WIB

Dari Kapulaga hingga Seren Taun, Desa Adat Sirnaresmi Tampil sebagai Ikon Wisata

Senin, 4 Mei 2026 - 23:58 WIB

LPEI Libatkan 147 Desa di Sukabumi, Jahe Gajah Disiapkan Tembus Pasar Global

Rabu, 1 April 2026 - 18:00 WIB

Hanya Rp12 Juta, Tugu Layur Jadi Wajah Baru dan Penggerak Ekonomi Palabuhanratu

Rabu, 1 April 2026 - 16:46 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, Kecamatan Pabuaran Genjot UMKM, Pariwisata, dan Pertanian Desa

Berita Terbaru

Sekda Sukabumi lantik 80 dewan hakim MTQ ke-47. (foto/fb: Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Sekda Sukabumi Lantik 80 Dewan Hakim MTQ ke-47 Tingkat Kabupaten

Senin, 4 Mei 2026 - 06:41 WIB

error: Content is protected !!