Produksi Padi dan Jagung Sukabumi Lampaui Target, Varietas Lokal Padi Terbanyak Nasional

- Admin

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Produksi padi dan jagung Sukabumi melampaui target, varietas lokal padi terbanyak nasional. FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Produksi padi dan jagung Sukabumi melampaui target, varietas lokal padi terbanyak nasional. FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI — Produksi padi dan jagung Kabupaten Sukabumi pada 2025 melampaui target yang ditetapkan. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menjelaskan target produksi padi sebesar 899.599 ton berhasil terealisasi menjadi 1.077.867 ton atau 119,82 persen, dengan luas panen mencapai 185.661 hektare.

Sementara itu, produksi jagung mencapai 133.144 ton atau 127,42 persen dari target, dengan luas panen 26.457 hektare. Menurut Aep, masih terdapat potensi luas panen padi sekitar 5.485 hektare yang belum terlaporkan, yang akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan sistem pelaporan pada 2026.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan produksi padi sekitar 876 ribu ton dan jagung sekitar 118 ribu ton. Kinerja Luas Tambah Tanam (LTT) padi pada Januari 2026 juga menunjukkan tren positif dengan realisasi 18.352,6 hektare atau 111,2 persen dari target Kementerian Pertanian.

Peningkatan produksi tersebut didukung bantuan pemerintah pusat berupa benih, sarana produksi, alat dan mesin pertanian, serta penyerapan gabah oleh Perum BULOG guna menjaga stabilitas harga dan pendapatan petani.

Dalam kesempatan yang sama, Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian, Leli Nuryati, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi menjadi daerah dengan pendaftaran varietas lokal padi terbanyak di Indonesia, dengan total 39 varietas lokal yang telah didaftarkan, termasuk 26 varietas padi.

Varietas lokal tersebut dinilai memiliki keunggulan karena lebih adaptif terhadap iklim dan tahan terhadap hama, sehingga berpotensi memperkuat produksi pangan nasional di masa mendatang.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Minggu, 27 September 2026 - 18:26 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WIB