Anggota DPRD Soroti Harga Singkong, Krisis Air, dan Jalan Rusak di Bantargadung

- Admin

Kamis, 18 September 2025 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

FORUM SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Junajah Jajah Nurdiansyah, menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih dialami masyarakat Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung.

Dalam kegiatan reses pada Kamis (18/9/2025), Jajah menegaskan bahwa persoalan harga singkong, krisis air bersih, serta kerusakan infrastruktur jalan menjadi fokus utama yang perlu segera ditangani.

“Harga singkong di tingkat petani yang hanya Rp300 ribu–Rp400 ribu per kilogram jelas merugikan. Saya akan perjuangkan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) agar petani tidak terus ditekan pasar,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan singkong bukan hanya terkait kualitas hasil panen, melainkan juga rantai distribusi dan dominasi pengepul. “Kalau kualitasnya bagus, saya sendiri bisa menyerap hingga dua ton per hari. Masalahnya ada pada rantai distribusi yang harus kita benahi,” jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti keterbatasan air bersih yang masih dialami warga di tiga RT. Masyarakat setempat harus berjalan 1–2 kilometer untuk mengambil air bersih dari sumber sawah.

“Situasi ini diperparah dengan jalan lingkungan yang rusak serta instalasi listrik yang berbahaya karena kabel belum terbungkus dengan aman. Ini menjadi dasar penting yang akan kami perjuangkan di DPRD,” pungkasnya.***

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan
KDM Sebut Warga Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Sukabumi Soroti Juknis Rumah Sakit
DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Jabar Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Juklak Layanan Rumah Sakit Tanpa BPJS
Hadiri Jampang Ngabhuana 3, Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Pelestarian Budaya Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan SOTK, Penguatan Urusan Pertanahan Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:20 WIB

KDM Sebut Warga Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Sukabumi Soroti Juknis Rumah Sakit

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Raperda APBD 2027 dan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Warga

Berita Terbaru