FGD Keluarga SIGAP: Sukabumi Mantapkan Peran Keluarga sebagai Garda Terdepan Kesehatan

- Admin

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

FGD Keluarga SIGAP bahas strategi dan solusi tingkatkan kesehatan baduta berbasis dana desa di Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FGD Keluarga SIGAP bahas strategi dan solusi tingkatkan kesehatan baduta berbasis dana desa di Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

FORUM SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna membahas keberlanjutan Program Keluarga SIGAP (Siaga Dukung Kesehatan Siap Hadapi Masa Depan) melalui pemanfaatan dana desa. Kegiatan ini berlangsung di Kota Sukabumi pada Selasa, 22 Juli 2025.

Program Keluarga SIGAP dirancang untuk melindungi anak usia bawah dua tahun (baduta) dari penyakit yang dapat dicegah, melalui tiga intervensi utama: imunisasi rutin lengkap, cuci tangan pakai sabun, serta pemberian makanan bergizi dan camilan sehat sesuai usia.

FGD dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Gavi, Unilever Lifebuoy, WPPMedia, Inke Maris, serta Kementerian Kesehatan dan Kementerian Desa. Hadir pula Sappe M.P. Sirait, Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Kemendes, dan Kepala Desa Kota Batu, Ratna Wulansari.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan. “Keluarga SIGAP mengusung semangat menjadikan keluarga sebagai pelaku utama dalam menghadapi tantangan kesehatan,” ujarnya.

Program ini telah dilaksanakan sejak April 2025 di 42 puskesmas dan 284 desa di Kabupaten Sukabumi. Pendekatan yang digunakan mengedepankan peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas keluarga dalam menjaga kesehatan.

Sebelum FGD, peserta menyambangi Kelas Ibu Baduta di beberapa posyandu wilayah Puskesmas Karawang, seperti Posyandu Koki, Salem, dan Mas di Desa Sukajaya. Alia Poonawala dari Gavi, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme kader dan ibu-ibu peserta kelas. “Saya sangat terinspirasi melihat semangat luar biasa dari para ibu dan kader,” tuturnya.

Diskusi intensif dalam FGD berfokus pada strategi lapangan dan solusi implementatif agar Program Keluarga SIGAP dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi kesehatan keluarga di Sukabumi.***

Berita Terkait

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:38 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:54 WIB

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 17:07 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:34 WIB

KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama

Berita Terbaru

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:38 WIB

Cisolok punya potensi besar dari wisata, geotermal, pertanian hingga perikanan.

Diskominfosan

Bukan Cuma Pantai, Cisolok Ternyata Punya Potensi Ekonomi Seluas Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:07 WIB